Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




PDDI Rumah Kebangsaan Tancap Gas Gelar Donor Darah

Resmi Dikukuhkan

Sabtu, 5 Maret 2022, 17:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/PDDI Rumah Kebangsaan Tancap Gas Gelar Donor Darah.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Daerah Bali mengukuhkan kepengurusan PDDI unit baru di wilayah Denpasar Timur pada Sabtu (5/3/2022). 

Unit baru itu dibentuk di Rumah Kebangsaan, dan Kebhinekaan Persamaan Satyam Eva Jayate, di Jalan Trengguli, Gang IV, Denpasar Timur. Turut hadir dalam pengukuhan itu Anggota DPR RI Dapil Bali Nyoman Parta, unsur KMHDI dan PMI Bali. 

Bersamaan dengan peresmian itu, unit baru ini langsung tancap gas menggelar donor darah perdana. Sebelum resmi terbentuk, komunitas ini telah menggelar hal serupa secara rutin setiap tiga bulan sekali. 

Ketua PDDI Unit Rumah Kebangsaan, dan Kebhinekaan Persamaan Satyam Eva Jayate, Putu Esa Purwita menerangkan, sementara ini komunitasnya beranggotakan 30 orang. 

Bersama puluhan anggota itu, dia berencana menggelar donor darah secara rutin setiap tiga bulan sekali, sesuai batas minimal donor darah. 

"Jumlah yang mendaftar hari ini mencapai 100, namun ada yang gagal karena kondisi kesehatan tidak memenuhi syarat," ujar Esa di sela kegiatan. 

Darah yang berhasil terkumpulkan akan disalurkan kepada PMI, untuk disalurkan menuju rumah sakit yang membutuhkan. 

Ketua PDDI Bali, Ketut Pringgantara berbahagia dan bangga atas terbentuknya komunitas pahlawan kemanusiaan ini. Kehadiran PDDI unit baru ini baginya akan mendukung ketersediaan darah di Bali.

Kebutuhan darah di Bali menurutnya amat tinggi. Kondisi itu tidak imbang dengan ketersediaan darah yang relatif masih rendah. Maka dari itu ia memrogramkan donor darah masuk ke kampus, banjar maupun komunitas.

Dia berterimakasih kepada Ketut Udi Prayudi yang telah menggagas terbentuknya unit baru ini yang turut mengedukasi kaum pemuda agar memahami pentingnya ketersediaan darah bagi masyarakat. 

"Kami berterimakasih sekali, karena kami memang ingin menghidupkan kembali lentera donor darah. Sasarannya adalah pendonor pemula, seperti kalangan mahasiswa hingga krama Banjar," terangnya. 

Pringgantara menambahkan, pendonor pemula ini dapat ikut mengampanyekan bahwa donor darah bukan hanya aksi sosial, namun kebutuhan dalam menjaga kesehatan. 

Sejalan dengan semangat para pahlawan kemanusiaan ini, Pringgantara berharap ada komitmen dari Gubernur Bali untuk mengapresiasi para pendonor aktif. 

Salah satunya dengan memastikan para pendonor aktif mendapat prioritas pelayanan kesehatan saat membutuhkan perawatan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dps



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami