Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dupa Diduga Picu Dua Gelebeg di Seririt Terbakar

Kamis, 30 Juli 2026, 15:56 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Dupa Diduga Picu Dua Gelebeg di Seririt Terbakar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Dua bangunan gelebeg milik warga di Banjar Dinas Carik Agung, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, ludes terbakar, Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu dupa yang masih menyala setelah digunakan untuk persembahyangan.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 07.20 Wita. Korban diketahui bernama Nyoman Puspadana (81).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pada Rabu (29/7) sekitar pukul 18.00 Wita, korban melaksanakan persembahyangan dan meletakkan banten serta dupa yang masih menyala di dalam gelebeg.

Pada malam harinya sekitar pukul 22.00 Wita, korban meninggalkan rumah untuk mekemit di Pura Melanting.

"Keesokan paginya, korban diberi tahu oleh anaknya bahwa telah terjadi kebakaran di rumah. Saat tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran," ujar Iptu Yohana.

Di dalam gelebeg tersebut tersimpan gabah dan perlengkapan sembahyang yang mudah terbakar. Polisi menduga bara api dari dupa yang belum padam, memicu kebakaran hingga menghanguskan dua bangunan gelebeg.

Baca juga:
Cegah Kebakaran TPA, DLH Bangli Maksimalkan Pemilahan Sampah

Peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar. Salah seorang saksi yang mendapat informasi dari warga langsung menuju lokasi dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Api pun baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 Wita.

Akibat kejadian tersebut, dua bangunan gelebeg mengalami kerusakan berat dengan bagian atap habis terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp80 juta.

Iptu Yohana menambahkan, korban tidak melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Seririt. Korban menganggap peristiwa itu sebagai musibah dan mengakui kebakaran diduga terjadi akibat kelalaiannya sendiri.

"Korban mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak membuat laporan polisi," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami