Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Dishub Badung akan Tertibkan Parkir Liar di Terminal Mengwi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung akan menertibkan aktivitas parkir liar di kawasan Jalan Terminal Mengwi yang dinilai berpotensi memicu kemacetan dan mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Penertiban akan dilakukan secara terpadu bersama Kepolisian, TNI, Satpol PP, serta Desa Adat Mengwitani. Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Dishub Badung, Kamis (30/7/2026).
Penertiban akan dilakukan setelah surat perintah diterbitkan dan pada waktu yang dinilai tepat agar pelaksanaannya berjalan efektif.
Kepala Dishub Badung, Anak Agung Gde Rahmadi, mengatakan persoalan parkir liar di kawasan Terminal Mengwitani bukan permasalahan baru. Meski penertiban sebelumnya telah dilakukan, sejumlah kendaraan, terutama truk angkutan barang, masih memanfaatkan bahu jalan sebagai lokasi parkir.
"Permasalahan parkir liar di Terminal Mengwitani sudah berlangsung cukup lama dan sering menjadi sorotan masyarakat maupun media. Penertiban sebenarnya pernah dilakukan, namun masih ada kendaraan yang kembali parkir di lokasi tersebut. Kendala utamanya adalah belum tersedianya lahan parkir yang representatif bagi truk atau angkutan barang," jelasnya.
Menurut Rahmadi, terminal penumpang tidak diperuntukkan sebagai lokasi parkir truk. Upaya memanfaatkan area terminal sebagai tempat parkir sebelumnya juga sempat dilakukan, namun kemudian dihentikan karena dinilai mengganggu kebersihan dan ketertiban terminal.
"Sementara itu, sesuai ketentuan yang berlaku, terminal penumpang tidak diperuntukkan bagi parkir truk. Pernah dicoba sebelumnya, namun dinilai mengganggu kebersihan dan ketertiban terminal sehingga tidak diperbolehkan lagi. Akibatnya, truk-truk memilih parkir di bahu jalan yang tentunya mengganggu pengguna jalan dan memunculkan banyak keluhan dari masyarakat," imbuhnya.
Rahmadi mengatakan penertiban akan mengedepankan pendekatan persuasif. Seluruh unsur terkait akan dilibatkan untuk mengembalikan fungsi jalan dan memastikan aktivitas parkir tidak mengganggu pengguna jalan.
"Kami akan mengedepankan pendekatan persuasif. Penertiban ini mendapat dukungan penuh dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Desa Adat Mengwitani yang akan turun bersama dalam pelaksanaannya. Tujuan utamanya adalah menciptakan jalan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ujarnya.
Di sisi lain, Dishub Badung membuka peluang bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang memiliki lahan untuk menyediakan fasilitas parkir bagi kendaraan angkutan barang.
Menurut Rahmadi, keterlibatan masyarakat dan pihak swasta dapat menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan lahan parkir bagi truk sekaligus mengurangi aktivitas parkir di bahu jalan.
"Kami juga mengajak masyarakat yang memiliki lahan dan berminat membuka usaha perparkiran untuk memanfaatkannya. Dengan tersedianya lokasi parkir yang layak, truk-truk tidak lagi parkir di pinggir jalan. Ini tentu akan membantu pemerintah menyediakan fasilitas parkir dalam waktu yang lebih cepat sekaligus mengurangi parkir liar," katanya.
Rahmadi menambahkan, kendaraan yang parkir di bahu jalan menjadi salah satu hambatan samping yang dapat memengaruhi kelancaran arus lalu lintas.
"Parkir liar merupakan hambatan samping di jalan. Ketika hambatan samping meningkat, dampaknya adalah kemacetan. Harapan kami kedepan, hambatan tersebut dapat dihilangkan sehingga arus lalu lintas menjadi lebih lancar dan masyarakat dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3389 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1755 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 804 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan