Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Kunjungan Wisatawan ke Penglipuran Turun, Wisman Justru Naik
BERITABALI.COM, BANGLI.
Cuaca hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak berdampak signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli.
Penurunan kunjungan justru terjadi karena masa libur panjang sekolah telah berakhir dan memasuki periode low season.
Ketua Unit Usaha Desa Wisata Penglipuran, I Made Ambarsika Abdi, mengatakan kondisi cuaca tidak menjadi faktor utama turunnya jumlah wisatawan ke salah satu destinasi wisata unggulan Bangli tersebut.
Menurutnya, sebelum memasuki masa low season, kunjungan wisatawan ke Penglipuran bisa mencapai sekitar 3.000 orang per hari. Kini, jumlah kunjungan berada di kisaran 2.000 wisatawan per hari.
"Namun mengingat sekarang musim low seasion, terjadi penurunan jumlah kunjungan, dimana sebelumnya menyentuh di angka tiga ribu wisatawan perhari, kini perhari hanya mencapai rata rata dua ribu wisatawan," ujar Ambarsika, Kamis (30/07/2026).
Kunjungan masih didominasi wisatawan domestik. Kendati jumlah kunjungan secara keseluruhan menurun, tren berbeda terlihat pada wisatawan mancanegara.
Sebelumnya, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Penglipuran berada di kisaran 400 orang per hari. Kini jumlah tersebut meningkat menjadi rata-rata 500 wisatawan per hari.
Ambarsika menilai wisatawan mancanegara cenderung menikmati suasana Desa Wisata Penglipuran ketika kondisi destinasi tidak terlalu ramai.
"Masih didominasi oleh wisatawan domestik. Namun peningkatan justru terjadi pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, yang sebelumnya di angka empat ratus wisatawan per hari, naik rata rata lima ratus wisatawan per hari, hal ini di sinyalir karena kebanyakan wisatawan asing cendrung lebih menikmati suasana Penglipuran pada saat sepi," jelasnya.
Memasuki periode kunjungan yang lebih rendah, pengelola Desa Wisata Penglipuran tidak hanya mengandalkan momentum libur panjang untuk menarik wisatawan.
Berbagai inovasi akan terus dilakukan, khususnya berkaitan dengan seni dan budaya yang menjadi daya tarik utama desa wisata tersebut. Promosi juga akan diperluas dengan menggandeng berbagai agen perjalanan.
"Kedepan untuk menuju pariwisata yang berkelanjutan, pihak pengelola akan terus lakukan inovasi terkait seni dan budaya yang ada, serta gencarkan promosi ke berbagai agen, sehingga Desa Wisata Penglipuran semakin diminati wisatawan," katanya.
Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga eksistensi Desa Wisata Penglipuran di tengah perubahan pola kunjungan wisatawan, sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Dengan inovasi produk wisata dan promosi yang terus dilakukan, pengelola berharap kunjungan wisatawan tetap stabil meski memasuki periode low season.
"Diharapkan dengan berbagai terobosan yang dilakukan, Desa Wisata Penglipuran bisa tetap eksis, yang berujung pada semakin meningkatnya taraf perekonomian warga," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3049 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2046 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1824 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun