Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 16 Juni 2026
Protes, Pedagang Babi Guling di Gianyar Dicoret di Pasar Senggol
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang pedagang babi guling yang membuka lapak puluhan tahun di pasar senggol mengadu ke DPRD. Pedagang asal Banjar Sengguan Kawan, Kelurahan Gianyar, Dewa Nyoman Gede Putrawan, mengeluhkan namanya dicoret dari daftar pedagang pasar senggol.
Pencoretan nama itu diketahui saat pengundian lapak pasar senggol di tempat baru di basemen Pasar Rakyat Gianyar.
“Pengundian hari Minggu (13/3), saya hadir. Tapi nama saya tidak ada disana. Katanya saya tidak mau jualan di tempat relokasi,” keluh Putrawan, di kantor DPRD Gianyar, Senin (14/3).
Putrawan sudah menyampaikan alasan dirinya pindah sementara ke Setra Beng, karena areal relokasi di GOR Kebo Iwa Sepi.
"Modal saya jualan babi guling Rp2,5 juta. Tapi sehari cuma dapat Rp 600 ribu, terus menurun Rp 200 ribu, kalah modal," ungkapnya.
Belum lagi ada kebijakan PPKM jam buka warung yang terbatas. Akhirnya, setelah lima hari jualan rugi di relokasi, dia mencari tempat baru ke setra Beng. “Alasan saya tidak diterima sama pengelola,” ujarnya.
Kedatangan ke DPRD selain mengadukan nasibnya, dia berharap warung milik orang tuanya dengan nama Babi Guling Desak Nyoman Ratni yang buka sejak 1985 bisa dilanjutkan kembali.
“Nanti pas buka pasar senggol 17 Maret, saya akan ikut buka disana,” tutup dia.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli