Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Protes, Pedagang Babi Guling di Gianyar Dicoret di Pasar Senggol
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang pedagang babi guling yang membuka lapak puluhan tahun di pasar senggol mengadu ke DPRD. Pedagang asal Banjar Sengguan Kawan, Kelurahan Gianyar, Dewa Nyoman Gede Putrawan, mengeluhkan namanya dicoret dari daftar pedagang pasar senggol.
Pencoretan nama itu diketahui saat pengundian lapak pasar senggol di tempat baru di basemen Pasar Rakyat Gianyar.
“Pengundian hari Minggu (13/3), saya hadir. Tapi nama saya tidak ada disana. Katanya saya tidak mau jualan di tempat relokasi,” keluh Putrawan, di kantor DPRD Gianyar, Senin (14/3).
Putrawan sudah menyampaikan alasan dirinya pindah sementara ke Setra Beng, karena areal relokasi di GOR Kebo Iwa Sepi.
"Modal saya jualan babi guling Rp2,5 juta. Tapi sehari cuma dapat Rp 600 ribu, terus menurun Rp 200 ribu, kalah modal," ungkapnya.
Belum lagi ada kebijakan PPKM jam buka warung yang terbatas. Akhirnya, setelah lima hari jualan rugi di relokasi, dia mencari tempat baru ke setra Beng. “Alasan saya tidak diterima sama pengelola,” ujarnya.
Kedatangan ke DPRD selain mengadukan nasibnya, dia berharap warung milik orang tuanya dengan nama Babi Guling Desak Nyoman Ratni yang buka sejak 1985 bisa dilanjutkan kembali.
“Nanti pas buka pasar senggol 17 Maret, saya akan ikut buka disana,” tutup dia.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5533 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3481 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2328 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1156 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan