Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Rusia Larang Ilmuwannya Hadiri Konferensi Internasional
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi Rusia mengumumkan bahwa ilmuwannya tidak akan berpartisipasi di konferensi internasional tahun ini.
Keputusan itu diambil saat invasi Rusia ke Ukraina yang menyebabkan renggangnya hubungan antara ilmuwan Rusia dan komunitas riset internasional, sebagaimana dikutip dari The Verge, Rabu (23/3/2022).
Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Rusia, Valery Falkov juga bahwa sekolah seharusnya tidak lagi menekankan publikasi, ketika karya jurnal penelitian diindeks melalui dua basis data ilmiah internasional.
Ilmuwan Rusia masih diperbolehkan menerbitkan penelitian di jurnal internasional seperti Web of Science dan Scopus. Penelitian mereka tidak akan berpacu dari dua indeks tersebut sebagai indikator kualitasnya.
Seperti diketahui, dua database itu merupakan sumber utama informasi ilmiah. Situs itu juga memiliki metrik yang banyak digunakan untuk mengevaluasi penelitian ilmiah.
Langkah tersebut merupakan kebalikan visi Rusia, di mana hampir satu dekade mereka berupaya untuk membuat lembaga penelitiannya lebih kompetitif secara internasional.
Rusia sebelumnya aktif merekrut sarjana internasional dan mendorong organisasi ilmiah untuk memeriksa karya peneliti mereka berdasarkan metrik di Web of Science dan Scopus.
Publikasi dari ilmuwan Rusia di jurnal internasional sendiri juga naik pada 2013 dan 2016 setelah kebijakan itu. Dua minggu lalu, pemerintah Rusia memutuskan menghentikan penilaian penelitian ilmiah jika dipublikasikan di jurnal terindeks Web of Science dan Scopus.
Pemerintah juga mengatakan tak lagi mengikuti syarat penelitian dengan biaya dari hibah pemerintah untuk dipublikasikan dalam jurnal terindeks. Sementara itu, Clarivate selaku pihak yang mengoperasikan Web of Science telah menutup kantornya di Rusia.
Mereka juga memutuskan untuk tak lagi mengevaluasi jurnal baru dari Rusia dan Belarusia akibat invasinya ke Ukraina. Organisasi penelitian lain juga telah memutuskan hubungan dengan Rusia.
Organisasi untuk Riset Nuklir dari Eropa (CERN), mengatakan bahwa mereka tidak akan bekerja sama dengan Rusia. Kongres Internasional Matematikawan yang digelar pada Juli nanti di Rusia juga dibatalkan. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5732 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan