Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Jaga Kesehatan Mental, Ini 6 Cara Mengatasi Burnout
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bekerja berlebihan dapat membuat seseorang mengalami burnout. Tak hanya lelah secara fisik, mereka juga bisa mengalami kelelahan emosional. Jika sudah begini, kesehatan mental seseorang bisa terganggu.
Namun masalahnya, tak sedikit orang yang tak menyadari dirinya mengalami burnout. Ia menganggap burnout sebagai stres biasa, dan tidak melakukan apapun untuk mengatasinya.
Inilah yang berbahaya, karena burnout yang dibiarkan dan tak ditangani dapat berlanjut pada berbagai masalah kesehatan yang lebih serius.
Lalu, bagaimana cara mengatasi burnout? Simak saran dari Psikolog Klinis & Co-Founder Deep Small Talk, Savira Anjani, M.Psi, berikut ini, yang disampaikannya dalam Techminar ‘Know Your Limit and Avoid Burn Out’, beberapa waktu lalu.
1. Olahraga Rutin
Olahraga, bahkan yang sederhana sekali pun, dapat membantu mengatasi burnout. Anda cukup menyisihkan waktu 10-12 menit setiap hari untuk melakukan gerakan sederhana, seperti meregangkan badan, yoga, jogging, dan lain-lain.
“Nggak harus treadmill dan gym, jadi lakukan olahraga yang sederhana saja. Dan itu bagus untuk membuat darah ngalir terus,” kata Savira.
2. Pola Makan Seimbang
Konsumsi makanan yang mengandung omega-3 fatty acids juga bisa membantu mengatasi burnout. Asam lemak yang satu ini dapat berfungsi sebagai antidepresan alami.
Seimbangkan juga dengan konsumsi sayur dan buah-buahan, ya.
3. Sesuaikan Pekerjaan dengan Limit mu
Seringkali burnout disebabkan seseorang melakukan pekerjaan yang melebihi limitnya. Jadi, penting untuk mengenal limit diri sendiri, dan hindari mengambil tanggung jawab yang melebihi kemampuan atau limit Anda.
“Sebelum sampai burnout, sesuaikan dengan limit kamu. Jadi sesuaikan dengan beban kerja kamu, jangan sampai tidak sesuai dengan energi, atensi, dan keterampilan,” ungkap Savira lebih lanjut.
4. Istirahat
Istirahat diperlukan agar emosi dan kondisi mental tetap stabil. Savira menyarankan untuk mengambil waktu istirahat sekitar 5-10 menit ketika Anda mulai merasa sudah kesulitan untuk berkonsentrasi. Saat istirahat, lakukan aktivitas lain seperti ngemil, melakukan peregangan, atau berjalan kaki.
5. Tata Tempat Kerja
Tahukah Anda, tempat kerja yang rapi ternyata bisa meminimalkan burnout, lho! Jadi, yuk mulai rapikan area kerja Anda! Usahakan tidak ada distraksi, dan buat meja kerja menjadi nyaman dan terhindar dari gangguan.
6. Atur Jam Kerja
Ini yang paling penting diperhatikan. Aturlah jam kerja Anda agar punya waktu istirahat. Usahakan untuk memisahkan jam kerja dan jam rumah. Hindari terus bekerja meski jam kerja Anda sudah lama habis. Bagaimana pun, Anda membutuhkan istirahat dan waktu libur
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5781 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2555 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2202 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan