Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
2 Banjar di Jembrana, Proyek Percontohan Banjar Creative Space
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pemerintah Kabupaten Jembrana di bawah kepemimpinan Bupati I Nengah Tamba dan Wakil IGN Patriana krisna berkomitmen dalam mencetak sebanyak-banyaknya entrepeneur muda yang berkecimpung dalam dunia industri ekonomi kreatif.
Untuk mewujudkan hal tersebut, tentu diperlukan kesiapan SDM (Sumber Daya Manusia) yang memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman saat ini.
Salah satu wadahnya yaitu melalui program BCS (Banjar Creative Space) yang kini hadir di Jembrana. Kick off (peluncuran) Program BCS di Jembrana, secara resmi dilakukan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gede Sujana yang dalam kapasitasnya mewakili Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Anjungan Cerdas Rambut Siwi, Selasa (29/3/2022).
Chief Operating Officer (COO) Banjar Creative Space (BCS) Made Artana mengatakan Program Banjar Creative Space (BCS) menjadi wadah insan kreatif dari banjar untuk mendorong lahirnya berbagai produk kreatif dan menggerakkan ekonomi kreatif dari banjar.
Ditambahnya, bahwa keberadaan program BCS ini didukung penuh oleh Menteri BUMN Erick Thohir melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina. BCS dirancang menjadi strategi pengembangan potensi berbasis masyarakat Bali yang simpul utamanya berada di banjar-banjar.
“Dari 11 banjar di sembilan kabupaten/kota di Bali, di Kabupaten Jembrana memperoleh 2 banjar yang menjadi pilot project program BCS yaitu di Banjar Bilukpoh dan Banjar Adat Yeh buah. Nantinya dalam perjalanannya program BCS di banjar yang menjadi role model ini akan diisi berbagai kegiatan kreatif salah satunya workshop dengan beragam materi yang diisi trainer-trainer yang berkompeten di bidang industri ekonomi kreatif ,” ujarnya.
Lebih lanjut Made Artana yang juga sebagai Ketua STMIK Primakara menuturkan terdapat sejumlah workshop yang dilaksanakan dalam program BCS ini yaitu pertama workshop digital marketing sehingga bisa memasarkan produk-produk UMKM secara online dan di berbagai platform digital.
Kemudian workshop Lightning Decision Jam (LDJ), dimana LDJ merupakan salah satu tool yang diperutuhkan untuk memecahkan masalah secara bersama-sama dalam sebuah team.
Ada pula workshop terkait pengembangan produk atau product development. “Yang kami berikan adalah pengembangan produk yang jadi potensi dikembangkan berdasarkan kekuatan (strenghtness) banjar. Kami fokuskan supaya dapat hal itu,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gede Sujana yang dalam kapasitasnya mewakili Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program BCS (Banjar Creative Space).
“Melalui program ini, Banjar bukan hanya sebagai tempat atau space warga untuk berkumpul dan menjalankan adat-tradisi dresta yang berjalan, tapi menjadi simpul kreativitas secara berkelanjutan. Terutama di era digital, Banjar bisa menjadi wadah untuk menyiapkan talenta-talenta digital yang bisa kreatif berselancar di era internet of things, menghasilkan produk-produk unggulan untuk memperkuat kesejahteraan warga Banjar,” ucapnya.
Terakhir, kepada seluruh peserta, Gede Sujana berharap dapat mengikuti workshop ini dengan baik dan serius sehingga dapat memberika impact (dampak) yang postif dalam pengembangan usahanya.
“Saya sangat mengapresiasi sekali pelaksanaan kegiatan ini. Sekali lagi, pemerintah daerah terus mendorong lahirnya entrepeneur muda yang berkecimpung dalam dunia industri ekonomi kreatif yang mengedepankan daya kreatifitas sesuai kebutuhan dan pekembangan jaman, yang nantinya akan berpengaruh secara langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan