Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Debu Bulan dari Misi Apollo 11 Dilelang, Mulai Rp 11,4 Miliar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sampel potongan mikroskopis debu Bulan yang dikumpulkan astronaut pertama NASA akan dilelang, setelah dirilis dari properti badan antariksa tersebut. Sampel ini akan dilelang melalui rumah lelang Bonhams asal Inggris.
Dalam pengumuman Senin (28/3/2022), Bonhams mengungkapkan penjualan Space History akan mencakup "sampel Bulan pertama yang dikumpulkan oleh umat manusia."
Penawaran tersebut akan berisi lima potongan sampel alumunium scanning electron microscope (SEM). Menurut keterangan, empat diantaranya ditutupi oleh partikel dari sampel Bulan pertama yang dikumpulkan Neil Armstrong pada Juli 1969.
Potongan debu Bulan tersebut sebelumnya pernah dijual di lelang penyitaan pemerintah pada 2015.
Serangkaian tuntutan hukum antara pemenang lelang, Nancy Lee Carlson, dan pemerintah Amerika Serikat memberikan hasil bahwa sampel tersebut dinyatakan sebagai milik Carlson.
Perselisihan hukum berikutnya, yang diselesaikan di luar pengadilan, berakhir dengan NASA juga menyerahkan sampel uji ke Carlson, setelah ia menjual tas sampel bulan pada lelang 2017 seharga 1,8 juta dolar AS.
Sekarang melalui Bonhams, sisa potongan debu kecil akan dijual seharga 800.000 atau sekitar Rp 11,4 miliar hingga 1,2 juta dolar AS untuk dilelang pada 13 April 2022 di New York.
Rumah lelang tersebut berpusat pada sejarah sampel dan fakta bahwa sampel tersebut terkait dengan pengambilan pertama material Bulan oleh Armstrong.
Dilansir dari Space.com, Kamis (31/3/2022), sampel tersebut termasuk 492 gram debu yang lebih halus dan 12 pecahan batu dengan ukuran lebih besar dari 1 cm.
Bonhams tidak memberikan berat total untuk partikel yang diambil dari wadah dekontaminasi, tetapi pengukuran yang dilakukan selama analisis menemukan bahwa debu tersebut hajya berukuran mikron.
Meskipun ukurannya kecil, rumah lelang mengatakan, sampel Bulan tersebut unik.
Mengingat hubungannya dengan misi Apollo 11 dan riwayat sampel tersebut pernah didukung oleh jejak putusan pengadilan, yang menetapkan bahwa itu bukan lagi milik NASA.
Selain partikel Bulan, penjualan Bonhams mencakup 20 peninggalan sejarah luar angkasa lainnya, termasuk potongan roket yang meluncurkan satelit pertama di dunia.
Fragmen aluminium berukuran 9,5 inci kali 1,4 inci itu dikeluarkan dari tangki oksigen oleh kosmonot era Soviet Georgy Grechko.
Digambarkan sebagai satu-satunya bagian yang diketahui berada di tangan pribadi, artefak dari hari pertama Zaman Antariksa tersebut diperkirakan dijual seharga 80.000 hingga 120.000 dolar AS. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5888 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2586 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan