Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Koster Sebut Arak Gula Beredar Skala Besar Hingga ke Luar Bali
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Gubernur Bali, I Wayan Koster menyebut arak gula tak hanya beredar luas di wilayah Bali saja namun beredar hingga ke luar Bali.
Bahkan dari informasi yang ia dapatkan, arak gula juga sudah dikirim ke luar bali dalam skala cukup besar.
"Saya dapat informasi bahwa arak gula ini juga dikirim keluar Bali secara besar - besaran, tentunya ini sangat merugikan, mari kita jaga warisan tradisional ini jangan biarkan tumbuh industri arak seperti itu," kata Gubernur Koster saat hadir dalam pemusnahan barang bukti arak gula di Karangasem, Jumat (1/4/2022).
Dengan maraknya peredaran arak gula tersebut, ia memerintahkan Satpol PP Provinsi Bali dan Kabupaten bersama dengan pihak kepolisian agar melakukan penindakan secara tegas bahkan jika tetap membandel harus langsung dilakukan penutupan usahanya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Diskoperindag Kabupaten Karangasem, sejauh ini baru 10 usaha arak gula yang berhasil didata, itupun baru di wilayah Kecamatan Abang dan Sidemen saja.
Menurut Kadis Koperindag UMKM Kabupaten Karangasem, I Made Loka Santika data tersebut belum merupakan data keseluruhan. Pihaknya menduga masih banyak usaha arak gula yang belum terdata di Karangasem.
"Kendalanya saat kita turun datangi rumahnya kadang - kadang tidak menemukan, tempat mereka membuat arak gula ternyata di tempat yang agak jauh dari rumahnya," ujar Santika.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3781 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1443 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1431 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1382 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1293 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun