Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 19 Juli 2026
Infeksi Menular Seksual Bisa Buat Pria Alami Keputihan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gonore merupakan infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Gonore dapat menyebar melalui dua vektor utama, baik melalui hubungan seks tanpa kondom atau penggunaan vibrator yang tidak dicuci.
NHS mengatakan infeksi menular seksual ini juga bisa ditularkan dari wanita hamil pada bayinya dalam kandungan. Jika Anda hamil dan mungkin menderita gonore, penting untuk segera diobati sebelum melahirkan.
Pada pria, infeksi menular seksual ini bisa menyebabkan gejala yang tak biasa, seperti keputihan dari ujung penis. Sedangkan, gejala gonore lainnya meliputi:
- Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil
- Peradangan pada kulup
- Nyeri atau nyeri tekan pada testis
Sementara dilansir dari Express, gejala gonore yang dialami wanita, termasuk:
- Keputihan yang tidak biasa
- Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil
- Nyeri atau nyeri tekan di daerah perut bagian bawah
- Pendarahan di antara periode menstruasi, menstruasi yang lebih berat, dan perdarahan setelah berhubungan seks
Pria dan wanita juga mungkin mengalami infeksi di rektum, tenggorokan, atau mata mereka. Pada mata, infeksi ini bisa menyebabkan konjungtivitis.
Gonore adalah kondisi yang bisa diobati, tetapi Anda harus memperhatikan dengan cepat karena bisa mengakibatkan komplikasi.
Pada wanita, gonore dapat menyebar ke organ reproduksi hingga menyebabkan keguguran, kelahiran prematur dan bayi lahir dengan konjungtivitis bila Anda menderita penyakit ini selama kehamilan.
Jika infeksi menular seksual ini terdeteksi lebih awal. kemungkinan kecil akan menyebabkan komplikasi.
Di samping itu, risiko komplikasi gonore pada pria justru jauh lebih sedikit. Hanya pada beberapa kasus, gonore ini bisa menyebabkan masalah kesuburan.
Pengobatan yang paling umum untuk gonore adalah resep antibiotik. Umumnya, obat diberikan dalam bentuk suntikan ke pantat atau paha, ada juga yang diberikan dalam bentuk tablet dalam beberapa kasus.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3729 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1413 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1352 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1271 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1187 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun