Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 19 Juli 2026
6 Penyebab Utama Kecelakaan di Jalan Raya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kecelakaan di jalan raya sebagian besar disebabkan oleh kesalahan manusia. Sangat penting untuk berhati-hati, mengemudi dengan hati-hati dan mengikuti aturan lalu lintas. Ada beberapa penyebab utama kecelakaan di jalan raya yang perlu diketahui.
Diketahui, meski Anda berhati-hati di jalanan bukan berarti pengendara lain juga demikian. Ada beberapa kejadian ketika pengemudi tidak salah, dan pejalan kaki atau kendaraan lain yang menciptakan kekacauan.
Nah, melansir dari situs Reliance General, berikut ini adalah penyebab utama kecelakaan di jalan raya yang perlu diketahui agar bisa lebih berhati-hati.
1. Mengemudi Terganggu
Salah satu penyebab paling umum dari kecelakaan di jalan raya adalah mengemudi yang terganggu. Jumlah kecelakaan yang terjadi karena mengemudi yang terganggu telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Perhatian penuh saat mengemudi adalah suatu keharusan dan pengemudi harus menanamkan hal yang sama di dalam diri mereka.
Membaca pesan, membalas SMS, menerima panggilan, membaca, dan lain sebagainya di belakang kemudi bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, hindari hal ini.
2. Mengemudi dalam keadaan mabuk
Mengemudi di bawah pengaruh obat atau mabuk adalah salah satu penyebab paling berbahaya dari kecelakaan di jalan.
Jika Anda mabuk, sebaiknya jangan mengemudi sendiri, Anda bisa naik taksi atau minta teman Anda yang mengemudi dan Anda duduk di kursi penumpang. Mengemudi dalam kondisi mabuk tidak sebanding dengan risikonya.
3. Mengemudi dengan Mengebut/Ceroboh
Cukup menggoda untuk menekan pedal gas dan menambah kecepatan saat Anda terlambat atau mengemudi di jalan yang kosong. Mengebut meningkatkan intensitas kecelakaan dan terbukti berakibat fatal hampir sepanjang waktu. Oleh karena itu, disarankan untuk mengemudi dalam batas-batas hukum bahkan ketika Anda terlambat.
Mengemudi sembrono sebagian besar menyebabkan kecelakaan yang mengerikan. Luangkan waktu Anda dan tetap tenang di belakang kemudi untuk menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan yang disebabkan oleh kelalaian belaka.
4. Tidak Memakai Sabuk Pengaman
Sangat penting untuk memakai sabuk pengaman saat mengemudi. Tidak hanya menjaga postur tubuh Anda tetap benar, tetapi juga mengurangi kemungkinan cedera selama tabrakan head-to-head.
Hal ini juga meningkatkan kemungkinan kelangsungan hidup pengemudi tanpa harus menderita kerusakan yang signifikan.
5. Jalan Basah atau Hujan
Jalanan yang basah dan licin bisa berakibat fatal bagi kendaraan karena roda kehilangan traksi di jalan basah. Meskipun Anda tidak selalu dapat menghindari mengemudi dalam hujan, jalan licin sebaiknya dihindari sebisa mungkin. Selain itu,, ketika jarak pandang terlalu rendah, Anda harus menepi dan menunggu sampai hujan reda.
6. Melanggar Aturan Lalu Lintas
Jika semua orang mengikuti aturan lalu lintas, jalanan mungkin akan menjadi tempat yang aman. Sinyal merah selalu berarti berhenti. Bahkan jika Anda tidak melihat kendaraan lain datang, menerobos lampu merah dan melanggar hukum dapat menyebabkan kecelakaan parah.
Pahami bahwa hidup lebih penting daripada alasan hanya karena jalanan kosong atau takut terlambat. Lebih baik aman dengan mengikuti aturan lalu lintas daripada menyesal.
Demikian informasi mengenai penyebab utama kecelakaan di jalan raya yang perlu Anda perhatikan. Teteplah jaga keselamatan diri dan orang lain saat berkendara. Semoga informasi ini bermanfaat.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3729 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1413 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1352 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1271 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1186 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun