Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Otoritas Jerman Tutup Pasar Darknet Rusia

Rabu, 6 April 2022, 17:45 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Liputan6.com/Otoritas Jerman Tutup Pasar Darknet Rusia

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Sebelumnya, pihak berwenang Jerman menyita USD 25 juta atau sekitar Rp 359 triliun dalam bentuk Bitcoin (BTC) saat menutup Hydra Market, dengan mengatakan mereka telah menutup salah satu pasar darknet terbesar di dunia.

Menurut pernyataan polisi federal pada Selasa, kantor kejahatan dunia maya dari kantor kejaksaan Frankfurt dan polisi kriminal federal menyita 543 Bitcoin saat mereka mengamankan situs tersebut.

Polisi federal menemukan 17 juta pelanggan dan 19.000 akun penjual. Hydra Market mungkin memiliki omset tertinggi di antara pasar ilegal di dunia, menurut pernyataan itu. Pada 2020, Hydra Market memiliki pendapatan EUR 1,23 miliar (Rp 19,3 triliun). 

“Pasar berbahasa Rusia ini juga memiliki mixer privasi Bitcoin built-in, yang memperumit pelacakan transaksi,” tambah pernyataan polisi, dilansir dari CoinDesk, Rabu (6/4/2022).

Hydra Market telah beroperasi sejak 2015 dan dapat diakses melalui browser Tor. Namun, saat ini situs telah dihilangkan dari internet sehingga tidak dapat diakses kembali.

Menurut perusahaan analisis blockchain Ciphertrace, pasar itu terutama digunakan untuk narkotika, dan melayani Rusia, Ukraina, Belarus, Kazakhstan, Azerbaijan, Armenia, Kirgistan, Uzbekistan, Tajikistan, serta Moldova, 

Penyelidikan pada Hydra Market ini telah dimulai pada Agustus 2021 dan juga melibatkan beberapa pihak salah satunya otoritas AS. (Sumber: Liputan6.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami