Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 25 Mei 2026
Gelas Dikeluarkan dari Perut Warga Jember, Dokter Bantah Mistis
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tim dokter Rumah Sakti Balung, Jember, Jawa Timur mengeluarkan gelas kaca dari perut warga bernama Nur Lasiadi. Tim dokter membantah gelas kaca bisa berada di dalam perut akibat sesuatu yang mistis.
Mulanya, Lasiadi mengaku mengalami sakit yang tak biasa di bagian perut. Rasa sakit yang dialaminya hingga membuat Lasiadi sulit berjalan.
Setelah dilakukan rontgen di bagian pinggang, terlihat ada benda berbentuk gelas di dalam perutnya.
"Tampak jelas sekali gambaran ada benda asing yang memang berada di bagian rectum atau di bagian anus ya," jelas Humas RS Balung, dr. Doddy Radhi Sakti.
Doddy menjelaskan bahwa keberadaan gelas kaca di perut Lasiadi bukan diakibatkan oleh sesuatu yang mistis seperti yang disampaikan para warga.
Doddy mengatakan kemungkinan besar Lasiadi yang memasukkan sendiri gelas kaca itu lewat anus. Pasalnya, tim dokter menemukan luka di bagian lubang dubur.
"Jadi tidak seperti yang dikatakan bahwa ada mistik atau klenik, tidak ada. Itu insya Allah murni memang ada perlakuan untuk memasukkan gelas itu," terang dr. Doddy.
Kini Lasiadi sudah menjalani operasi bedah. Gelas kaca yang jadi penyebab sakit perut pun telah dikeluarkan oleh tim dokter.
Lasiadi diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan hingga benar-benar pulih kembali.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2131 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1972 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1460 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1343 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli