Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 19 Oktober 2026
Gelas Dikeluarkan dari Perut Warga Jember, Dokter Bantah Mistis
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tim dokter Rumah Sakti Balung, Jember, Jawa Timur mengeluarkan gelas kaca dari perut warga bernama Nur Lasiadi. Tim dokter membantah gelas kaca bisa berada di dalam perut akibat sesuatu yang mistis.
Mulanya, Lasiadi mengaku mengalami sakit yang tak biasa di bagian perut. Rasa sakit yang dialaminya hingga membuat Lasiadi sulit berjalan.
Setelah dilakukan rontgen di bagian pinggang, terlihat ada benda berbentuk gelas di dalam perutnya.
"Tampak jelas sekali gambaran ada benda asing yang memang berada di bagian rectum atau di bagian anus ya," jelas Humas RS Balung, dr. Doddy Radhi Sakti.
Doddy menjelaskan bahwa keberadaan gelas kaca di perut Lasiadi bukan diakibatkan oleh sesuatu yang mistis seperti yang disampaikan para warga.
Doddy mengatakan kemungkinan besar Lasiadi yang memasukkan sendiri gelas kaca itu lewat anus. Pasalnya, tim dokter menemukan luka di bagian lubang dubur.
"Jadi tidak seperti yang dikatakan bahwa ada mistik atau klenik, tidak ada. Itu insya Allah murni memang ada perlakuan untuk memasukkan gelas itu," terang dr. Doddy.
Kini Lasiadi sudah menjalani operasi bedah. Gelas kaca yang jadi penyebab sakit perut pun telah dikeluarkan oleh tim dokter.
Lasiadi diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan hingga benar-benar pulih kembali.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4492 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2115 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2048 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1649 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1495 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan