Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 4 September 2026
Dul Jaelani Sempat Terpukul Orang Tua Bercerai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Maia Estianty mengungkapkan pilunya kehilangan masa-masa emas pertumbuhan putranya.
Tak dipungkiri, perceraiannya dengan Ahmad Dhani menjadi pukulan keras bagi Al, El dan Dul. Tapi dari ketiga putranya itu, yang paling terpukul adalah Dul Jaelani.
Musisi 46 tahun itu mengatakan jika Dul begitu sensitif dan sering merasa sedih. Maia pun baru tahu kesedihan Dul setelah putra bungsunya itu tinggal serumah dengannya.
"Ketika dulu bunda berpisah, siapa anak bunda yang paling merasa terpukul?" tanya Nathalie di channel YouTube SULE PRODUCTIONS.
"Abdul Qadir Jaelani. Dul, dia paling sensitif, paling perasa, dari karakternya kan memang kaya gitu ya. Aku taunya setelah dia cerita, setelah dia balik ke aku," kata Maia.
Ternyata Dul sangat terpukul karena hidup terpisah dengan Maia dan juga ditinggal pengasuhnya. Pacar Tissa Biani itu bahkan selalu duduk di bawah pohon sembari menunggu telepon dari Maia dan pengasuhnya.
"Dia cerita katanya dia dulu sering di bawah pohon, nunggu gitu, nunggu telepon. Kan ada dua ibu yang pergi, mbok pengasuhnya pergi, aku juga pergi, nah abis itu si Dul itu sering banget nunggu di bawah pohon. Nunggu telepon dari aku sama simbok. Bertahun-tahun nggak ditelepon gitu loh," ungkap Maia.
"Baru tau itu setelah (Dul) kecelakaan, langsung 'sedihnya kamu ditinggal dua ibu' gitu,"imbuhnya. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 2531 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 563 Kali
Kebakaran Gudang Rongsokan Sunset Road Diduga Dipicu Gas
Dibaca: 454 Kali
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Dibaca: 433 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman