Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Polsek Selemadeg Barat Cek BBM di Jalur Mudik
BERITABALI.COM, TABANAN.
Menjelang persiapan mudik pihak kepolisian melakukan pemantuan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Memastikan ketersediaan BBM aman di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk Polsek Selemadeg Barat melihat langsung ke stasiun pengisian bahan bakar umum.
“Kecamatan Selemadeg Barat merupakan jalur lintas Jawa – Bali, jadi jalur utama mudik. Jangan sampai terjadi kelangkaan BBM,” kata Kapolsek Selemadeg Barat AKP I Ketut Tunas, Kamis (14/4).
Sementara harga BBM masih normal yang sesuai ditetapkan oleh pemerintah setiap liternya. Harga Pertamax Rp 12.500, Pertalite Rp 7.650 dan Solar Rp 5.150.
Pengecekan tersebut melibatkan petugas dari unit patroli Samapta, Reskrim, Intelkam, Binmas dan Bhabinkamtibmas. Dari hasil pengecekan kami pada hari ini ketersediaan bahan bakar minyak masih mencukupi.
“Pasokan masih aman,” ujarnya.
Selain mengecek BBM, personel Polsek Selemadeg Barat juga mengawasi penerapan protokol kesehatan pada tempat tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan. Pasar tradisional, pertokoan modern, warung serta sekolah tetap menjadi sasaran yustisi.
“Kami tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin prokes terutama memakai masker,” ujar AKP I Ketut Tunas.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4495 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2306 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1901 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1583 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1029 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun