Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Awal Kerancuan Unud Wajibkan Mahasiswa Tinggal di Asrama

Kamis, 14 April 2022, 22:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Awal Kerancuan Unud Wajibkan Mahasiswa Tinggal di Asrama.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU mengklarifikasi awal mula kebijakan diwajibkannya calon mahasiswa baru tinggal di asrama.

Dalam penjelasannya, ada keterangan lebih lanjut dalam kata mewajibkan tersebut yakni terkait verifikasi mahasiswa yang layak dan tidak layak tinggal di asrama mengingat daya tampungnya yang terbatas. Sehingga, kata dia, yang sudah terverifikasi nantinya akan diberikan skala prioritas bagi mahasiswa yang memang membutuhkan dan memang berasal dari luar. 

Jadi, lanjutnya yang terverifikasi diarahkan ke asrama sedangkan tidak terverifikasi diarahkan di sekitar Unud. Selain itu, bagi mahasiswa yang memiliki masalah kesehatan harus didampingi oleh orang tua sehingga mereka memiliki kebebasan untuk tinggal dimana saja. 

"Hal ini sebenarnya ingin kami sampaikan, tapi karena keterbatasan menyebabkan salah pengertian seperti ini tidak tercantum. Selanjutnya sudah kami perbaiki dan telah kami bicarakan dengan mahasiswa, para orang tua, serta dianggap sudah clear," paparnya, Kamis (14/4) di Jimbaran, Badung.

Tentunya perbaikan-perbaikan ini, kata Prof Antara akan menjadi pembelajaran bagi pihak Unud. "Lebih baik berani mengambil keputusan walaupun tidak populer," katanya. 
 
"Jadi kami berikan mahasiswa tersebut kebebasan untuk memilih. Sedangkan, bagi yang ingin tinggal di asrama dipersilakan dan bagi yang tidak ingin tinggal di asrama kami juga persilakan," cetusnya.

Pada intinya, ia ingin para mahasiswa tetap saling menghormati dan agar kebersamaan saling terjaga.

"Sebagai rektor, saya juga memiliki dasar tanggung jawab kepada mereka yang ingin tinggal di asrama maupun yang tidak tinggal di asrama. Karena, mereka adalah anak didik kami dan sudah tanggung jawab kami memberikan apa yang bisa kami lakukan untuk anak didik kami", bebernya.

Pada prinsipnya, pihaknya akan tetap melanjutkan pembangunan asrama dengan tidak membebani mahasiswa yang akan tinggal nantinya.

"Mudah-mudahan suasana akademik di Universitas Udayana khususnya calon mahasiswa baru tahun 2022 ini dapat mendaftarkan diri dengan baik, aman dan lancar untuk menjadi mahasiswa di Universitas Udayana," sebutnya.

Dirinya berharap, agar seluruh mahasiswa Udayana tetap dalam keadaan sehat dan keamanannya terjamin dimanapun tinggal, baik tinggal di asrama maupun tidak tinggal di asrama.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami