Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Awal Kerancuan Unud Wajibkan Mahasiswa Tinggal di Asrama
BERITABALI.COM, BADUNG.
Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU mengklarifikasi awal mula kebijakan diwajibkannya calon mahasiswa baru tinggal di asrama.
Dalam penjelasannya, ada keterangan lebih lanjut dalam kata mewajibkan tersebut yakni terkait verifikasi mahasiswa yang layak dan tidak layak tinggal di asrama mengingat daya tampungnya yang terbatas. Sehingga, kata dia, yang sudah terverifikasi nantinya akan diberikan skala prioritas bagi mahasiswa yang memang membutuhkan dan memang berasal dari luar.
Jadi, lanjutnya yang terverifikasi diarahkan ke asrama sedangkan tidak terverifikasi diarahkan di sekitar Unud. Selain itu, bagi mahasiswa yang memiliki masalah kesehatan harus didampingi oleh orang tua sehingga mereka memiliki kebebasan untuk tinggal dimana saja.
"Hal ini sebenarnya ingin kami sampaikan, tapi karena keterbatasan menyebabkan salah pengertian seperti ini tidak tercantum. Selanjutnya sudah kami perbaiki dan telah kami bicarakan dengan mahasiswa, para orang tua, serta dianggap sudah clear," paparnya, Kamis (14/4) di Jimbaran, Badung.
Tentunya perbaikan-perbaikan ini, kata Prof Antara akan menjadi pembelajaran bagi pihak Unud. "Lebih baik berani mengambil keputusan walaupun tidak populer," katanya.
"Jadi kami berikan mahasiswa tersebut kebebasan untuk memilih. Sedangkan, bagi yang ingin tinggal di asrama dipersilakan dan bagi yang tidak ingin tinggal di asrama kami juga persilakan," cetusnya.
Pada intinya, ia ingin para mahasiswa tetap saling menghormati dan agar kebersamaan saling terjaga.
"Sebagai rektor, saya juga memiliki dasar tanggung jawab kepada mereka yang ingin tinggal di asrama maupun yang tidak tinggal di asrama. Karena, mereka adalah anak didik kami dan sudah tanggung jawab kami memberikan apa yang bisa kami lakukan untuk anak didik kami", bebernya.
Pada prinsipnya, pihaknya akan tetap melanjutkan pembangunan asrama dengan tidak membebani mahasiswa yang akan tinggal nantinya.
"Mudah-mudahan suasana akademik di Universitas Udayana khususnya calon mahasiswa baru tahun 2022 ini dapat mendaftarkan diri dengan baik, aman dan lancar untuk menjadi mahasiswa di Universitas Udayana," sebutnya.
Dirinya berharap, agar seluruh mahasiswa Udayana tetap dalam keadaan sehat dan keamanannya terjamin dimanapun tinggal, baik tinggal di asrama maupun tidak tinggal di asrama.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli