Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Siswa SMAN 2 Amlapura, Peserta Gerak Jalan 17 Km Karangasem Meninggal
beritabali/ist/Siswa SMA Negeri 2 Amlapura, I Gede Abdi Cahyanta Wiguna yang meninggal saat gerak jalan semasih hidup.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kabar duka mewarnai rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karangasem. Seorang peserta gerak jalan 17 kilometer putra dari SMA Negeri 2 Amlapura, I Gede Abdi Cahyanta Wiguna, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis.
Cahyanta mengalami kondisi kritis ketika mengikuti lomba gerak jalan pada Senin (10/8/2026). Saat itu, ia bersama peserta lainnya melintasi rute Jasri–Ahmad Yani.
Kondisinya tiba-tiba menurun hingga akhirnya tumbang. Sebelum kejadian, sejumlah pihak sempat meminta Cahyanta tidak melanjutkan perlombaan karena kondisi fisiknya terlihat kurang fit. Namun, ia tetap melanjutkan gerak jalan karena ingin mengikuti perlombaan hingga selesai.
Setelah tumbang, Cahyanta segera dievakuasi ke RSUD Karangasem untuk memperoleh penanganan medis. Saat tiba di rumah sakit, kondisi siswa tersebut dilaporkan sudah tidak sadarkan diri.
Kabid Pelayanan RSUD Karangasem, I Gusti Lanang Putu Udiyana, mengatakan tim medis memberikan penanganan intensif selama sekitar tiga hingga empat jam. Namun, kondisi Cahyanta terus menurun sehingga dokter memutuskan untuk merujuknya ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar.
"Kita sudah berikan penanganan kurang lebih sekitar tiga sampai dengan empat jam, setelah itu baru diputuskan pasien dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar. Kami menduga pasien mengalami dehidrasi parah dan diduga memiliki penyakit bawaan yang tidak terdeteksi sebelumnya," ujarnya, Rabu (12/8/2026).
Setelah menjalani perawatan di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar, berbagai upaya medis dilakukan untuk menyelamatkan nyawa Cahyanta. Namun, siswa SMAN 2 Amlapura tersebut akhirnya meninggal dunia.
Kepala SMAN 2 Amlapura, I Wayan Puja Astawa, membenarkan kabar meninggalnya salah satu peserta gerak jalan dari sekolah tersebut.
"Ya benar, satu anak didik kami Cahyanta Wiguna berpulang. Kepergian ini meninggalkan duka dan kehilangan yang mendalam bagi keluarga besar SMA Negeri 2 Amlapura," ungkapnya.
Puja Astawa menyampaikan duka mendalam atas kepergian Cahyanta. Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi atas berbagai kebaikan, perjuangan dan kenangan yang telah diberikan Cahyanta selama menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 2 Amlapura.
Mengenai kondisi kesehatan Cahyanta sebelum mengikuti gerak jalan, pihak sekolah memperoleh informasi dari keluarga bahwa tidak ada keluhan sakit yang diketahui sebelumnya. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, Cahyanta sempat mengalami diare sehari sebelum mengikuti perlombaan.
Selama Cahyanta menjalani perawatan, pihak sekolah turut memberikan pendampingan, termasuk membantu menyiapkan kebutuhan donor darah.
Pihak sekolah kemudian berencana melayat ke rumah duka setelah keluarga tiba dan jenazah Cahyanta berada di rumah duka.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8519 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5866 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3681 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2511 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar