Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Penumpang KMP Putri Yasmin Trauma, Gendong Anak Saat Terjun ke Laut
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026), meninggalkan trauma bagi para penumpangnya. Sebanyak 35 penumpang berhasil dievakuasi dan dibawa menuju Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem.
Salah satu penumpang, Salmi Wati (24), masih mengingat jelas kepanikan saat kapal yang ditumpanginya terbakar. Saat kejadian, Salmi tengah tertidur bersama anaknya yang masih balita. Ia terbangun setelah mendengar teriakan panik dari penumpang lainnya. Ketika membuka mata, asap tebal telah memenuhi bagian dalam kapal.
Dalam situasi tersebut, Salmi langsung menggendong anaknya dan berusaha mengenakan pelampung. Kondisi semakin menegangkan ketika api terus membesar dan para penumpang diminta meninggalkan kapal. Salmi mengaku pengalaman tersebut membuatnya trauma dan untuk sementara tidak ingin kembali menggunakan kapal.
"Saya trauma dan nggak mau lagi naik kapal saat ini. Jadi saya berencana akan kembali ke Denpasar," ujarnya.
Keadaan semakin mencekam ketika para penumpang harus terjun ke laut untuk menyelamatkan diri. Dengan anak berada dalam gendongannya, Salmi hanya bisa berdoa agar mereka dapat bertahan hingga mendapat pertolongan.
"Saat terjun ke laut saya sudah pasrah dan hanya bisa berdoa saja. Saya pegang erat anak saya saat itu," ujarnya.
Salmi dan penumpang lainnya kemudian terombang-ambing di laut selama beberapa menit. Situasi berubah setelah sebuah kapal datang dan melakukan evakuasi.
Para penumpang selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Padangbai, Karangasem. Setibanya di daratan, Salmi masih harus menghadapi dampak dari kejadian tersebut, termasuk kehilangan sejumlah barang miliknya. Telepon seluler dan pakaian yang dibawanya ikut hilang dalam proses penyelamatan.
Sebelum insiden terjadi, Salmi sebenarnya sedang dalam perjalanan menuju Lombok untuk pulang kampung. Namun, perjalanan tersebut berubah menjadi pengalaman menegangkan yang meninggalkan trauma mendalam bagi dirinya dan anaknya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8480 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5829 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2482 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar