Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
5 Warga Ukraina Tewas Karena Bom Tandan Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Lima warga tewas dan 15 terluka pada Jumat (15/4) oleh amunisi/bom tandan yang tersebar di kota Mykolaiv, Ukraina selatan. Bom tandan atau bom curah, dikenal juga bom klaster adalah munisi yang dijatuhkan ke tanah dari udara dalam bentuk submunisi.
Hal itu disampaikan Gubernur kota Mykolaiv, Vitaliy Kim melalui Telegram. Salah satu dari mereka yang tewas telah mengambil selongsong peluru yang meledak, katanya.
"Mengulangi sekali lagi [...] Jangan menyentuh benda asing. Ini bisa berakibat fatal," katanya.
Misi Pemantauan Hak Asasi Manusia PBB di Ukraina sebelumnya mengatakan telah menerima tuduhan bahwa angkatan bersenjata Rusia telah menggunakan munisi tandan di daerah berpenduduk di Ukraina.
Organisasi non-pemerintah Human Rights Watch (HRW) juga telah mengonfirmasi penggunaan munisi tandan oleh Rusia selama konflik.
"Amunisi tandan menimbulkan ancaman langsung bagi warga sipil selama konflik dengan menyebarkan submunisi atau bom secara acak di area yang luas. Mereka terus menimbulkan ancaman pascakonflik dengan meninggalkan sisa-sisa, termasuk submunisi yang gagal meledak saat tumbukan menjadi ranjau darat," menurut HRW.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4372 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2043 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1913 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1575 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1412 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan