Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Biden Larang Kapal Rusia Masuk AS Karena Invasi Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Joe Biden melarang kapal yang terafiliasi dengan Rusia masuk pelabuhan Amerika Serikat mulai Kamis (21/4) karena Negeri Beruang Merah masih terus menginvasi Ukraina.
"Ini berarti tidak ada kapal yang berlayar di bawah bendera Rusia, atau yang dimiliki, atau dioperasikan oleh entitas Rusia, akan diizinkan berlabuh di pelabuhan AS atau mengakses pantai kami," kata Biden.
Dalam pengumuman itu, Biden juga menyoroti "kebijakan dan aksi pemerintah Rusia yang terus melangsungkan perang yang direncanakan, tak dapat dibenarkan, tidak beralasan, dan brutal di Ukraina."
Dengan perintah Biden ini, Kementerian Pertahanan Dalam Negeri AS memiliki kewenangan membentuk aturan yang mengatur penjangkaran dan pergerakan kapal terafiliasi dengan Rusia.
Mereka juga dapat mendelegasikan aturan tersebut kepada pihak berwenang agar disetujui. Meski demikian, perintah Biden tersebut tidak mengatur pelarangan pengiriman kargo Rusia.
Secara keseluruhan, kapal Rusia melangsungkan 1.800 kunjungan ke AS pada 2021. Jumlah itu kurang dari 3 persen dari keseluruhan kunjungan kapal di AS.
Beberapa sumber menyatakan, dari keseluruhan kapal Rusia itu, hampir 90 persen di antaranya membawa minyak untuk impor. Larangan kapal Rusia ini merupakan bagian dari rangkaian kebijakan AS sebagai bentuk protes atas invasi Negeri Beruang Merah di Ukraina.
Sebelum melarang kapal Rusia, AS juga memboikot pesawat negara itu agar tak bisa masuk wilayah udara Negeri Paman Sam. AS juga melarang impor minyak dari Rusia.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli