Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
Fleksibilitas Kerja Kian Jadi Pilihan Perusahaan dan Karyawan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala Zoom Video Communications di Asia Pasifik, Ricky Kapur mengatakan terjadi pergeseran kultur bekerja yang tidak harus dilakukan dari kantor. Fleksibilitas ini kian menjadi pilihan baik bagi karyawan maupun perusahaan.
"Fleksibilitas adalah kunci di masa setelah pandemi. Tentu masih banyak hal untuk dipelajari lebih lanjut, dan semua orang mengalami perjalanan mereka masing-masing," kata Kapur dalam diskusi media secara daring, Selasa (26/4/2022).
"Kini, karyawan menginginkan opsi-opsi lain (selain bekerja dari kantor) yang membuat mereka produktif dan memiliki lingkungan kerja yang inklusif dan nyaman," ujarnya menambahkan.
Di wilayah Asia, khususnya, Kapur melihat adanya fenomena dimana banyak orang harus pulang-pergi kerja (commuting) dan memakan waktu lama di perjalanan. Hal itu, menurut dia, mengganggu produktivitas dan semangat bekerja karyawan.
"Banyak orang di Asia melakukan commuting, dan bisa memakan waktu hingga 90 menit di setiap perjalanan mereka setiap hari. Itu adalah tantangan dalam produktivitas mereka," kata Kapur.
"Dan kini, rasanya banyak perusahaan yang menyadari hal tersebut dan mengizinkan karyawan memilih sendiri cara untuk menjadi produktif termasuk bekerja di rumah, hibrida, dan lainnya," imbuhnya.
Sependapat, CIO Advisor Zoom Roger Burgess menambahkan pergeseran budaya bekerja ini semakin menyadarkan karyawan bahwa mereka pun memiliki pilihan dalam bekerja yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi mereka masing-masing.
"Meski demikian, ini adalah hal yang kompleks, tidak semudah yang dipikirkan. Di Australia, kami sempat mengalami lockdown panjang, lalu ketika dilonggarkan, kami bekerja dari kantor. Dari sana, banyak orang menyadari bahwa kita lebih produktif kerja di rumah karena ada keseimbangan dan independensi," kata Burgess.
Ia juga berpendapat, kehadiran layanan teknologi digital pun semakin mempermudah perusahaan untuk melihat kemungkinan akan fleksibilitas dalam bekerja.
"Kita sekarang memiliki banyak cara untuk terkoneksi dan membuat komunitas. Memang, (kultur ini) cukup rumit di sisi manajemen orang untuk bekerja bersama (dari jauh), tapi, tren terus berkembang," imbuhnya. [Antara]
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4284 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1993 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1834 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1527 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1309 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan