Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 19 Oktober 2026
Groundbreaking di Gilimanuk, Prabowo Targetkan PLTS 100 GWp Rampung 3 Tahun
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sekaligus melakukan groundbreaking di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).
Peluncuran program energi surya berskala besar tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah mempercepat pengembangan energi baru dan terbarukan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Dalam sambutannya, Prabowo menyoroti besarnya kapasitas PLTS yang akan dibangun dibandingkan dengan total kapasitas pembangkit listrik Indonesia saat ini yang berada di kisaran 88 gigawatt.
“Untuk sebagai bayangan bahwa seluruh listrik Indonesia sekarang 88 gigawatt. Dari batu bara, dari minyak, dari gas, dari panas bumi, semua itu 88 gigawatt. Kita akan membangun 100 gigawatt,” ujar Presiden.
Pembangunan PLTS 100 GWp tidak dilakukan sekaligus, melainkan melalui sejumlah tahapan. Pada tahap pertama, pemerintah menargetkan kapasitas pembangunan sebesar 17 GWp.
Dalam tahap awal tersebut, terdapat 14 proyek PLTS dengan total kapasitas 5.216 MWp. Proyek-proyek itu kini berada dalam berbagai tahapan, mulai dari pembangunan, groundbreaking, peresmian hingga persiapan tender.
Presiden Prabowo menegaskan pemerintah memiliki komitmen kuat untuk merealisasikan target pembangunan PLTS tersebut. Kapasitas 100 GWp ditargetkan dapat dibangun dalam kurun waktu tiga tahun.
“Kita tidak main-main, target kita adalah 100 gigawatt dalam 3 tahun,” tegas Presiden.
Program PLTS 100 GWp nantinya dikembangkan dengan sejumlah skema. Pemerintah menyiapkan pembangunan PLTS ground mounted, PLTS atap hingga PLTS terapung.
Pengembangan berbagai jenis PLTS tersebut diharapkan dapat memperluas penggunaan energi terbarukan di Indonesia. Selain menambah kapasitas pembangkit, program ini juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Peluncuran di Gilimanuk menjadi penanda dimulainya percepatan pembangunan kapasitas energi surya secara masif dan bertahap di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyinggung laporan mengenai potensi penghematan dari program PLTS 100 GWp.
“Karena itu tadi sudah dilaporkan Menteri ESDM sekian penghematan, sekian dan semua saya nggak akan ulangi. Ya, supaya pidato jangan terlalu lama,” ujar Presiden. (Sumber: Setkab.go.id)
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4492 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2115 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2046 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1649 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1495 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan