Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Groundbreaking di Gilimanuk, Prabowo Targetkan PLTS 100 GWp Rampung 3 Tahun

Selasa, 25 Agustus 2026, 22:43 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Setkab.go.id/Groundbreaking di Gilimanuk, Prabowo Targetkan PLTS 100 GWp Rampung 3 Tahun.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sekaligus melakukan groundbreaking di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

Peluncuran program energi surya berskala besar tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah mempercepat pengembangan energi baru dan terbarukan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Dalam sambutannya, Prabowo menyoroti besarnya kapasitas PLTS yang akan dibangun dibandingkan dengan total kapasitas pembangkit listrik Indonesia saat ini yang berada di kisaran 88 gigawatt.

“Untuk sebagai bayangan bahwa seluruh listrik Indonesia sekarang 88 gigawatt. Dari batu bara, dari minyak, dari gas, dari panas bumi, semua itu 88 gigawatt. Kita akan membangun 100 gigawatt,” ujar Presiden.

Pembangunan PLTS 100 GWp tidak dilakukan sekaligus, melainkan melalui sejumlah tahapan. Pada tahap pertama, pemerintah menargetkan kapasitas pembangunan sebesar 17 GWp.

Dalam tahap awal tersebut, terdapat 14 proyek PLTS dengan total kapasitas 5.216 MWp. Proyek-proyek itu kini berada dalam berbagai tahapan, mulai dari pembangunan, groundbreaking, peresmian hingga persiapan tender.

Presiden Prabowo menegaskan pemerintah memiliki komitmen kuat untuk merealisasikan target pembangunan PLTS tersebut. Kapasitas 100 GWp ditargetkan dapat dibangun dalam kurun waktu tiga tahun.

“Kita tidak main-main, target kita adalah 100 gigawatt dalam 3 tahun,” tegas Presiden.

Program PLTS 100 GWp nantinya dikembangkan dengan sejumlah skema. Pemerintah menyiapkan pembangunan PLTS ground mounted, PLTS atap hingga PLTS terapung.

Pengembangan berbagai jenis PLTS tersebut diharapkan dapat memperluas penggunaan energi terbarukan di Indonesia. Selain menambah kapasitas pembangkit, program ini juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Peluncuran di Gilimanuk menjadi penanda dimulainya percepatan pembangunan kapasitas energi surya secara masif dan bertahap di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyinggung laporan mengenai potensi penghematan dari program PLTS 100 GWp.

“Karena itu tadi sudah dilaporkan Menteri ESDM sekian penghematan, sekian dan semua saya nggak akan ulangi. Ya, supaya pidato jangan terlalu lama,” ujar Presiden. (Sumber: Setkab.go.id)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Gerindra Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami