Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Pemuda Tewas Gantung Diri, Diduga Cekcok dengan Pacar
BERITABALI.COM, NTB.
MA (22 tahun) asal Kabupaten Lombok Tengah, ditemukan tewas gantung diri di pohon mangga pada Selasa (3/5).
Jenazah MA diketahui pertama kali oleh ayahnya, saat akan membuka gerbang namun kepalanya terbentur benda yang menggantung. Aksi nekat MA diduga karena bermasalah dengan pacarnya.
Setelah dilakukan pengecekan pada HP korban, ditemukan beberapa kali panggilan masuk, panggilan keluar dan SMS yang diduga dari pacar korban. Kapolsek Praya Timur, Iptu Sayum, Rabu (4/5) menerangkan kronologis kejadian.
Berawal dari saksi atas nama Makrifat alias Amaq Hernawati, orang tua korban keluar dari rumahnya untuk membuka gerbang.
Kemudian pada saat sampai di bawah pohon mangga yang berada di halaman rumahnya, ia merasa ada sesuatu yang terbentur di kepalanya.
"Akhirnya saksi menoleh ke atas dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung dengan seutas tali nilon warna biru," terang Kapolsek Iptu Sayum. Melihat korban dalam keadaan tergantung saksi berteriak hingga tetangga sekitar rumahnya ramai berdatangan. Lalu korban diturunkan dengan dibantu oleh warga sekitar.
Dari keterangan saksi yang berhasil dihimpun oleh polisi sebelum ditemukan meninggal. Orang tua korban pada malam sebelumnya sempat mendengar korban berkomunikasi dengan pacarnya.
Berdasarkan hasil pengecekan Hp korban, ditemukan beberapa kali panggilan masuk, panggilan keluar dan SMS yang diduga pacar korban.
Adapun isi sms tersebut "muk telang gare2 kmu Jak solah2 bae angen mu aok" artinya Kalau saya hilang gara-gara kamu, bagus-bagus perasaannya ya.
"Oleh karena itu, dugaan sementara korban melakukan aksi gantung diri karena adanya permasalahan dengan pacarnya," tutur Kapolsek.
Selain itu berdasarkan pemeriksaan dari Puskesma Mujur, pada tubuh korban ada bekas luka di leher bekas jeratan tali.
Retina mata membesar yang merupakan tanda-tanda korban meninggal karena gantung diri.
"Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah yang dibuktikan dengan menandatangani surat pernyataan," ucapnya.
"Kemudian saat ini jenazah korban sedang disemayamkan di rumah duka," tutup Iptu Sayum.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4180 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1954 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1781 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1491 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan