Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Pemuda Tewas Gantung Diri, Diduga Cekcok dengan Pacar
BERITABALI.COM, NTB.
MA (22 tahun) asal Kabupaten Lombok Tengah, ditemukan tewas gantung diri di pohon mangga pada Selasa (3/5).
Jenazah MA diketahui pertama kali oleh ayahnya, saat akan membuka gerbang namun kepalanya terbentur benda yang menggantung. Aksi nekat MA diduga karena bermasalah dengan pacarnya.
Setelah dilakukan pengecekan pada HP korban, ditemukan beberapa kali panggilan masuk, panggilan keluar dan SMS yang diduga dari pacar korban. Kapolsek Praya Timur, Iptu Sayum, Rabu (4/5) menerangkan kronologis kejadian.
Berawal dari saksi atas nama Makrifat alias Amaq Hernawati, orang tua korban keluar dari rumahnya untuk membuka gerbang.
Kemudian pada saat sampai di bawah pohon mangga yang berada di halaman rumahnya, ia merasa ada sesuatu yang terbentur di kepalanya.
"Akhirnya saksi menoleh ke atas dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung dengan seutas tali nilon warna biru," terang Kapolsek Iptu Sayum. Melihat korban dalam keadaan tergantung saksi berteriak hingga tetangga sekitar rumahnya ramai berdatangan. Lalu korban diturunkan dengan dibantu oleh warga sekitar.
Dari keterangan saksi yang berhasil dihimpun oleh polisi sebelum ditemukan meninggal. Orang tua korban pada malam sebelumnya sempat mendengar korban berkomunikasi dengan pacarnya.
Berdasarkan hasil pengecekan Hp korban, ditemukan beberapa kali panggilan masuk, panggilan keluar dan SMS yang diduga pacar korban.
Adapun isi sms tersebut "muk telang gare2 kmu Jak solah2 bae angen mu aok" artinya Kalau saya hilang gara-gara kamu, bagus-bagus perasaannya ya.
"Oleh karena itu, dugaan sementara korban melakukan aksi gantung diri karena adanya permasalahan dengan pacarnya," tutur Kapolsek.
Selain itu berdasarkan pemeriksaan dari Puskesma Mujur, pada tubuh korban ada bekas luka di leher bekas jeratan tali.
Retina mata membesar yang merupakan tanda-tanda korban meninggal karena gantung diri.
"Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah yang dibuktikan dengan menandatangani surat pernyataan," ucapnya.
"Kemudian saat ini jenazah korban sedang disemayamkan di rumah duka," tutup Iptu Sayum.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1259 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 976 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 805 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik