Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Jurnalis Rusia: Diktator Paranoid Putin dan Kroninya Akan Hancur
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua jurnalis Rusia mempublikasikan setidaknya 30 artikel yang mengkritik Presiden Vladimir Putin dan pemerintahannya di media pro-Kremlin, Senin (9/5).
"Putin dan kroninya bakal hancur dan menghadapi pengadilan setelah perang usai," kata jurnalis Rusia, Egor Polyakov and Alexandra Miroshnikova, dalam artikel mereka yang dipublikasikan di lenta.ru.
"Putin dan asosiasinya tidak akan bisa membenarkan diri atau kabur setelah kalah perang," lanjut mereka.
Tak hanya mengatakan Putin bakal hancur, kedua jurnalis itu menyebut Putin sebagai "diktator paranoid."
"Putin adalah diktator paranoid. Putin harus mundur. Dia memulai perang yang tak masuk akal dan membawa Rusia ke dalam parit," kata Polyakov dan Miroshnikova dalam artikel mereka, dikutip oleh media independen Rusia, Mediazone.
Kedua jurnalis tersebut juga menuduh Putin berbohong terkait alasannya menginvasi Ukraina.
"Putin berkali-kali berbohong atas rencana Rusia untuk Ukraina, menyebut satu tujuan di awal kemudian menggantinya secara menyeluruh."
Selain itu, mereka menilai seruan Putin untuk pembebasan Donbas, denazifikasi, dan demiliterisasi Ukraina merupakan contoh dari pembenaran perang yang tak perlu. Setiap artikel kritik yang dibuat kedua jurnalis ini memiliki imbauan di bawah berita utama mereka.
"Sangkalan: Materi ini tidak disetujui oleh negara, maka dari itu administrasi kepresidenan bakal menghapusnya. Dalam kata lain: SIMPAN TANGKAPAN LAYAR SECEPATNYA sebelum artikel ini dihapus," berikut isi imbauan tersebut.
Isu lain yang diangkat kedua jurnalis ini adalah peringatan 77 tahun kekalahan Uni Soviet atas Nazi Jerman, di mana mereka mengkritik Putin karena menggunakan Hari Kemenangan untuk membenarkan serangan ke Ukraina.
Kedua jurnalis tersebut juga menuduh pejabat pertahanan Rusia berbohong kepada kerabat korban tewas kapal Moskva yang tenggelam beberapa waktu lalu.
Polyakov dan Miroshnikova merupakan editor bisnis di media pro-Kremlin lenta.ru. Perusahaan induk media itu baru saja dibeli oleh Sberbank, yang merupakan salah satu perusahaan yang dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4117 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1933 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1758 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1473 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1057 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan