Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
Jurnalis Rusia: Diktator Paranoid Putin dan Kroninya Akan Hancur
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua jurnalis Rusia mempublikasikan setidaknya 30 artikel yang mengkritik Presiden Vladimir Putin dan pemerintahannya di media pro-Kremlin, Senin (9/5).
"Putin dan kroninya bakal hancur dan menghadapi pengadilan setelah perang usai," kata jurnalis Rusia, Egor Polyakov and Alexandra Miroshnikova, dalam artikel mereka yang dipublikasikan di lenta.ru.
"Putin dan asosiasinya tidak akan bisa membenarkan diri atau kabur setelah kalah perang," lanjut mereka.
Tak hanya mengatakan Putin bakal hancur, kedua jurnalis itu menyebut Putin sebagai "diktator paranoid."
"Putin adalah diktator paranoid. Putin harus mundur. Dia memulai perang yang tak masuk akal dan membawa Rusia ke dalam parit," kata Polyakov dan Miroshnikova dalam artikel mereka, dikutip oleh media independen Rusia, Mediazone.
Kedua jurnalis tersebut juga menuduh Putin berbohong terkait alasannya menginvasi Ukraina.
"Putin berkali-kali berbohong atas rencana Rusia untuk Ukraina, menyebut satu tujuan di awal kemudian menggantinya secara menyeluruh."
Selain itu, mereka menilai seruan Putin untuk pembebasan Donbas, denazifikasi, dan demiliterisasi Ukraina merupakan contoh dari pembenaran perang yang tak perlu. Setiap artikel kritik yang dibuat kedua jurnalis ini memiliki imbauan di bawah berita utama mereka.
"Sangkalan: Materi ini tidak disetujui oleh negara, maka dari itu administrasi kepresidenan bakal menghapusnya. Dalam kata lain: SIMPAN TANGKAPAN LAYAR SECEPATNYA sebelum artikel ini dihapus," berikut isi imbauan tersebut.
Isu lain yang diangkat kedua jurnalis ini adalah peringatan 77 tahun kekalahan Uni Soviet atas Nazi Jerman, di mana mereka mengkritik Putin karena menggunakan Hari Kemenangan untuk membenarkan serangan ke Ukraina.
Kedua jurnalis tersebut juga menuduh pejabat pertahanan Rusia berbohong kepada kerabat korban tewas kapal Moskva yang tenggelam beberapa waktu lalu.
Polyakov dan Miroshnikova merupakan editor bisnis di media pro-Kremlin lenta.ru. Perusahaan induk media itu baru saja dibeli oleh Sberbank, yang merupakan salah satu perusahaan yang dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1859 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1692 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1262 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1125 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah