Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
WHO Sahkan Vaksin Covid Convidecia Sekali Suntik
BERITABALI.COM, DUNIA.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan izin darurat untuk penggunaan vaksin Covid-19 buatan CanSinoBIO asal China yang dinamakan Convidecia, Kamis (19/5). Vaksin Convidecia hanya memerlukan satu kali suntik dosis seperti vaksin Johnson & Johnson buatan perusahaan asal Amerika Serikat.
"Vaksin ini memenuhi standar WHO terkait perlindungan terhadap Covid-19 dan keuntungan dari vaksin lebih besar dari risikonya," demikian bunyi pernyataan WHO.
WHO menuturkan, vaksin ini diketahui memiliki tingkat efikasi sebesar 64 persen melawan gejala infeksi virus corona dan 92 persen kemanjuran melawan gejala berat Covid-19.
Pihak WHO merekomendasikan vaksin ini untuk digunakan masyarakat 18 tahun ke atas.
Sejauh ini, vaksin Convidecia telah digunakan di China, Argentina, Chile, Malaysia, Meksiko, dan Pakistan.
Vaksin tersebut dibuat oleh perusahaan yang berbasis di Tianjin, CanSinoBIO, dan menjadi vaksin ketiga asal China yang mendapatkan izin dari WHO, setelah Sinovac dan Sinopharm.
Sebagaimana diberitakan AFP, persetujuan akan vaksin Convidecia diberikan kala China tengah berhadapan dengan wabah varian Omicron yang meluas.
Sejah ini, WHO sendiri telah memberikan izin penggunaan terhadap total sembilan vaksin COvid-19, yakni Pfizer, AstraZeneca, Janssen, Moderna, Sinovac, Sinopharm, Bharat, Novavax, dan Convidecia.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1569 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1182 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1030 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 908 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah