Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Presiden Ukraina Zelensky Ejek Senjata Laser Rusia "Ajaib"
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengejek senjata laser Rusia dengan menyebutnya sebagai 'senjata ajaib.'
"Semakin jelas, mereka tak punya peluang dalam perang, semakin banyak propaganda soal senjata luar biasa yang akan sangat kuat guna memastikan titik balik," kata Zelensky dalam sebuah video dikutip Reuters pada Kamis (19/5).
"Jadi, kami melihat bahwa di bulan ketiga perang skala penuh Rusia mencoba menemukan 'senjata ajaibnya'. Ini semakin jelas menunjukkan kegagalan misi [Rusia]," tutur Zelensky.
Pernyataan itu ia ungkapkan usai Rusia tengah mengklaim menggunakan senjata generasi baru, laser untuk menyerang Ukraina. Senjata ini disebut bisa membakar drone.
Hanya ada sedikit informasi mengenai senjata laser milik Rusia. Salah satu senjata laser itu yakni Peresvet. Sebutan ini diambil dari nama biarawan prajurit Ortodoks abad pertengahan yang tewas dalam pertempuran, Alexander Peresvet.
Peresvet disebut sudah digunakan secara luas dan bisa membutakan satelit hingga 1.500 km di atas Bumi. Wakil Perdana Menteri Rusia, Yury Borisoc, mengatakan ada sistem yang kuat dari Peresvet dan bisa membakar drone atau peralatan lain.
"Jika Peresvet membutakan, maka senjata laser generasi baru mengarah pada penghancuran fisik, penghancuran termal, mereka terbakar," kata Borisoc.
Senjata itu, lanjutnya, digunakan di Ukraina oleh pasukan Rusia.
"Ya. Prototipe pertama sudah digunakan di sana. [Senjata itu disebut] Zadira," ujar Borisoc.
Sama halnya dengan Peresvet, tak banyak informasi mengenai Zadira. Salah satu media Rusia hanya melaporkan pengembangan senjata ini dibantu perusahaan nuklir negara Rosatom.
Terlepas dari sedikitnya informasi soal senjata laser itu, pernyataan Borisoc menunjukkan bahwa Rusia membuat kemajuan yang signifikan soal senjata baru itu. Tren yang cukup menarik bagi kekuatan nuklir lain seperti Amerika Serikat dan China.
Borisov mengatakan generasi baru senjata laser yang menggunakan pita elektromagnetik lebar pada akhirnya akan menggantikan senjata konvensional.
"Ini bukan semacam ide eksotis; ini adalah kenyataan," kata Borisov.
Selain mampu membakar drone, sistem pengintaian laser yang menyilaukan memiliki dampak strategis karena satelit digunakan untuk memantau rudal balistik antarbenua yang membawa senjata nuklir.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1568 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1181 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1029 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 907 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah