Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 6 Juli 2026
Pengawas Keuangan AS: Kripto Lainnya Akan Bernasib Seperti LUNA
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kehancuran nilai kripto Terra LUNA dan UST membuat pasar kripto terdampak negatif. Ketua SEC (Organisasi Pengawas Jasa Keuangan) Amerika Serikat menyebut, anjloknya nilai Terra akan berdampak pula pada koin-koin kripto tanpa terkecuali.
Hal ini lantas berdampak pada kkepercayaan investor kripto, tidak hanya secara finansial tapi juga secara psikologis.
“Saya pikir akan banyak aset kripto lain yang akan gagal, seperti Terra. Jelas ada kekhawatiran kental di aset kripto. Dan itu akan merusak kepercayaan pasar yang sudah besar ini,” terang Gensler dilansir dari News.Bitcoin.com, Jumat (20/5/2022).
Kehancuran nilai aset UST dan LUNA diakui atau tidak memang berdampak pada meningkatnya kekhawatiran berbagai pihak.
Belum lama ini, Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen bahkan mengatakan, pihaknya membuka opsi untuk memperketat aturan stablecoin usai adanya kasus Terra dan UST.
Melansir dari Blockchain Media, Gensler juga menjelaskan, perusahaan manajemen aset yang sudah terdaftar di Komisi Bursa dan Sekuritas AS tidak memiliki eksposur yang signifikan terhadap kripto yang banyak diminati sekuritas.
Sehingga, it berharap, manajemen bursa kripto segera mendaftarkan ke Komisi Bursa dan Sekuritas sehingga SEC bisa mengawasi lebih ketat dan melakukan tindakan hukum bagi manajemen aset yang belum terdaftar.
Belakangan, Gensler memang menerima kritik dari berbagai kalangan usai kebijakan mereka yang dianggap lamban. Ia sendiri menegaskan bahwa bulan ini SEC menambahkan dua kali lipat divisi penegakan kripto. SEC juga siap untuk menjadi polisi bagi para investor pasar kripto.
Petinggi SEC tersebut menjelaskan bahwa tim regulasi SEC tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk mengawasi. Pastinya ucapan tersebut mengundang komentar beberapa kalangan.
Menanggapi hal ini, perwakilan AS, Tom Emmer menjelaskan, Gensler telah menggunakan semua sumber dana dari pajak SEC untuk mengurusi industri kripto.
“Anda sudah menghabiskan seluruh sumber dana dari pajak SEC dalam tindakan regulasi investasi kripto. Saat ini sumber dana untuk pekerjaan Anda sebenarnya tidak ada, sehingga meminta ke Kongres lagi? Itu sebuah lelucon,” katanya di Twitter.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3562 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1128 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 540 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 516 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun