Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Kasus COVID-19 Turun, Masyarakat Diharap Tidak Lengah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Turunnya kasus COVID-19 di Indonesia dalam beberapa bulan terakhir patut disyukuri. Meski begitu, dokter mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan mengendurkan protokol kesehatan.
Dijelaskan Ketua Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas–FKUI Dr. dr. Retno Asti Werdhani, M.Epid., risiko penularan COVID-19 tetap mengintai meskipun saat ini jumlah kasus rendah.
"Kalau kita katakan kondisinya saat ini terkontrol, sudah terkontrol, tapi jangan lengah," kata dr. Asti dikutip dari ANTARA.
Pihaknya menjelaskan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia sudah sangat menurun dan cenderung terkontrol.
"Dari angka tertinggi sekitar Maret, itu kita sudah turun sekitar lebih dari 50 persen dan sudah kita pertahankan terus sampai dengan minimum tiga sampai empat pekan," katanya.
Dia juga mengatakan tantangan yang dihadapi saat masa mudik Lebaran sudah berhasil dilewati tanpa ada tambahan kasus yang berarti.
"Cenderung stabil malah, ya, sekitar 300, 200 kasus tapi tetap masih ada kasus," kata Tim Pemberdayaan Masyarakat Bidang Dukungan Darurat Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19 ini.
Oleh karena itu, Asti meminta masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan karena virus COVID-19 masih ada.
Pihaknya mengatakan COVID-19 yang memasuki fase endemi bukan berarti tidak ada lagi kasus baru COVID-19 namun masyarakat akan hidup bersama virus ini.
"Jadi dikatakan kita endemi berarti kita memang harus hidup bersama COVID karena lingkungan kita memang belum bebas virus 100 persen," katanya.
Dia mengatakan upaya untuk memusnahkan virus COVID-19 masih membutuhkan waktu yang lama karena merupakan virus jenis baru.
Oleh karena itu upaya yang bisa dilakukan adalah mengeliminasi penyebaran COVID-19 dengan memutus rantai penularan dan memperluas cakupan vaksinasi.
"Untuk COVID-19, karena virus ini masih baru tentunya target kita yang awal adalah eliminasi dulu dengan memutus rantai penularan dan juga meningkatkan cakupan vaksinasi sambil kita kontrol penyakit seperti sekarang," kata Asti.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1479 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1241 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 694 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 582 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 552 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung