Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Kasus COVID-19 Turun, Masyarakat Diharap Tidak Lengah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Turunnya kasus COVID-19 di Indonesia dalam beberapa bulan terakhir patut disyukuri. Meski begitu, dokter mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan mengendurkan protokol kesehatan.
Dijelaskan Ketua Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas–FKUI Dr. dr. Retno Asti Werdhani, M.Epid., risiko penularan COVID-19 tetap mengintai meskipun saat ini jumlah kasus rendah.
"Kalau kita katakan kondisinya saat ini terkontrol, sudah terkontrol, tapi jangan lengah," kata dr. Asti dikutip dari ANTARA.
Pihaknya menjelaskan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia sudah sangat menurun dan cenderung terkontrol.
"Dari angka tertinggi sekitar Maret, itu kita sudah turun sekitar lebih dari 50 persen dan sudah kita pertahankan terus sampai dengan minimum tiga sampai empat pekan," katanya.
Dia juga mengatakan tantangan yang dihadapi saat masa mudik Lebaran sudah berhasil dilewati tanpa ada tambahan kasus yang berarti.
"Cenderung stabil malah, ya, sekitar 300, 200 kasus tapi tetap masih ada kasus," kata Tim Pemberdayaan Masyarakat Bidang Dukungan Darurat Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19 ini.
Oleh karena itu, Asti meminta masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan karena virus COVID-19 masih ada.
Pihaknya mengatakan COVID-19 yang memasuki fase endemi bukan berarti tidak ada lagi kasus baru COVID-19 namun masyarakat akan hidup bersama virus ini.
"Jadi dikatakan kita endemi berarti kita memang harus hidup bersama COVID karena lingkungan kita memang belum bebas virus 100 persen," katanya.
Dia mengatakan upaya untuk memusnahkan virus COVID-19 masih membutuhkan waktu yang lama karena merupakan virus jenis baru.
Oleh karena itu upaya yang bisa dilakukan adalah mengeliminasi penyebaran COVID-19 dengan memutus rantai penularan dan memperluas cakupan vaksinasi.
"Untuk COVID-19, karena virus ini masih baru tentunya target kita yang awal adalah eliminasi dulu dengan memutus rantai penularan dan juga meningkatkan cakupan vaksinasi sambil kita kontrol penyakit seperti sekarang," kata Asti.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1488 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1119 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 965 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 857 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik