Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 5 Juli 2026
Bocah Terseret Ombak Usai Selamatkan 2 Temannya Meninggal
BERITABALI.COM, NTB.
Lalu Rozi (9 tahun) warga Kecamatan Sekongkang yang dinyatakan hilang terseret ombak pada Kamis (26/5) lalu usai menyelamatkan dua temannya, akhirnya ditemukan, Sabtu (28/5).
Bocah yang terseret ombak besar di Pantai Swiss Tongo saat bermain dengan teman temannya ini, ditemukan pada pencarian hari ke-3 dalam keadaan tidak bernyawa.
"Korban berhasil kita temukan, namun dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 5 kilometer dari lokasi korban dinyatakan terseret ombak," kata Kepala Kantor Sar Mataram, Nanang Sigit PH, Sabtu (28/5).
"Korban ditemukan sekitar pukul 09.40 Wita, 5 kilometer sebelah timur dari lokasi. Jasad korban ditemukan mengapung sekitar 50 meter dari pantai," katanya.
Menurutnya, pencarian melibatkan Tim SAR gabungan BPBD KSB, aparat TNI, dan Polri serta dibantu oleh warga setempat.
"Upaya pencarian hari ini menggunakan 5 perahu serta 2 kapal dari PT Amman diturunkan, guna memaksimalkan pencarian," ungkapnya.
Jasad korban saat ini sudah dievakuasi ke rumah orang tuanya. Informasi tenggelamnya korban diketahui, setelah adanya laporan dari salah satu warga Tongo.
Bocah SD kelas 4 itu diduga hilang terseret ombak pada Kamis (26/5), pukul 06.30 WITA. Korban diketahui pergi ke pantai Swiss Tongo, bersama teman temannya, setelah selesai shalat subuh.
Ketiga korban usai menjalani salat subuh pergi jalan-jalan ke Pantai Swiss di Desa Tongo. Usai jalan-jalan di pantai, ketiga korban pun memutuskan untuk bermain di pinggir pantai Swiss Desa Kongo
Kejadian diperkirakan pukul 06.30 Wita kemarin. Jadi korban ini sempat berusaha menyelamatkan diri.
Korban atas nama Lalu Rozi ini sempat berusaha menyelamatkan kedua rekannya yang terlebih dahulu terseret ombak.
"Awalnya, kedua anak ini terseret ombak. Korban (Lalu Rozi) ini dia berusaha menyelamatkan 2 orang temannya, tapi dia yang justru jadi korban," kata Amrullah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbawa.
Kedua rekan korban ini kata Amrullah juga sempat mendapat pertolongan dari rombongan anak SMP yang berlibur bersama gurunya ke pantai Swiss.
"Mereka sempat mendapat pertolongan. Tapi korban malah tidak bisa diselamatkan," katanya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3555 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1127 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 533 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 514 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun