Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 5 Juli 2026
3 Hari Belum Ditemukan, Pencarian Eril Terus Dilakukan
BERITABALI.COM, DUNIA.
KBRI Bern di Swiss menyampaikan Emmeril Khan Mumtadz (23) belum ditemukan hingga Sabtu (28/5) sore, tiga hari setelah hilang karena terseret arus Sungai Aare, Bern, Swiss.
"Sampai Sabtu sore, pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan," tulis tulis KBRI Bern dalam pernyataannya pada Sabtu.
Emmeril atau Eril, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, diketahui hilang usai terseret arus sungai pada Kamis (27/5) pagi.
"Pada hari ketiga ini, pencarian intensif menggunakan kapal dan drone dilakukan di beberapa lokasi kritis di sepanjang Aare, sementara penyelam dikerahkan di beberapa lokasi yang dapat diakses di sepanjang sungai," tulis KBRI Bern.
Tim pencarian dikatakan dipimpin Kepolisian Maritim Bern dan pencarian terus dilakukan.
Kepala kepolisian maritim Urs Käller dan kepala kepolisian regional Thomas Mueller dikatakan bakal memberi kabar terbaru terkait Eril kepada orang tuanya.
Sebelumnya Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman Hadad menjelaskan Eril terbawa arus di Aare yang suhunya 16 derajat celsius dan agak keruh. Eril dijelaskan hilang saat berenang bersama keluarganya. Saat ingin naik ke permukaan, Eril disebut terseret arus deras.
Eril yang berada di Swiss untuk mencari sekolah buat melanjutkan pendidikannya sempat berusaha ditolong, namun dia tetap terbawa arus. Aare merupakan sungai terpanjang di Swiss, sekitar 295 km. Hadad mengatakan sungai ini rata-rata menelan korban 15-20 orang per tahun.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3555 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1127 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 533 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 514 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun