Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
35 Tewas Usai Hujan Lebat Picu Tanah Longsor
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setidaknya 35 orang tewas karena hujan lebat hingga banjir di Brasil pada Jumat (27/5) dan Sabtu (28/5). Tercatat 33 orang tewas di Pernambuco pada Sabtu karena hujan memicu tanah longsor yang kemudian menyapu lingkungan perkotaan di lereng bukit, menurut akun Twitter resmi negara bagian itu.
Sebanyak 765 orang lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka. Layanan darurat federal Brasil juga mengungkap otoritas Alagoas mencatat dua kematian.
Pada akhir Desember dan Januari, puluhan orang tewas dan puluhan ribu orang mengungsi saat hujan lebat mengguyur Bahia, yang terletak di timur laut Brasil. Sedikitnya 18 orang tewas ketika banjir di Sao Paulo.
Pada Februari, hujan lebat di pegunungan Rio de Janeiro menewaskan lebih dari 230 orang.
Ketika sebagian besar wilayah Brasil mengalami kekeringan parah selama sebagian besar 2021, hujan lebat yang tidak biasa mulai terjadi pada akhir 2021.
Banjir yang terjadi setelah hujan lebat sering mematikan. Situasi ini memicu perdebatan tentang dampak perubahan iklim pada pola cuaca yang tak stabil dan menyoroti perencanaan kota di Brasil yang dirasa serampangan.
Sebagian besar kematian pada Jumat dan Sabtu terjadi di ibu kota Pernambuco, Recife. Perkotaan di Recife, sama seperti banyak wilayah di Brasil, dibangun di lokasi yang rentan tanah longsor.
Presiden Brasil Jair Bolsonaro membentuk satuan tugas federal untuk dikirim ke Pernambuco pada Sabtu.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1482 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1115 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 961 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 853 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik