Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Konsumsi Kacang-Kacangan pada Anak Untuk Cegah Stunting
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Memperingati Hari Keluarga Nasional atau Harganas 2022 yang jatuh pada 29 Juni mendatang, gizi dan stunting masih akan jadi fokus utama untuk diatasi.
Data Survei Status Gizi Balita Indonesia 2021 menunjukkan, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 24,4 persen, turun 3,3 persen dari 27,7 persen di 2019.
Menyoroti ini, Guru Besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Ali Khomsan, menyebut bahwa salah satu cara mencegah stunting sedari dini yaitu dengan meningkatkan konsumsi protein hewani, kacang-kacangan, umbi-umbian, buah dan sayur.
"Sedangkan yang harus diturunkan adalah konsumsi beras dan terigu," Prof. Ali dalam rilis Nestle Indonesia, Sabtu (4/6/2022).
Ia juga menyarankan, menanam umbi-umbian di pekarangan rumah bisa jadi solusi, mencegah krisis pangan sekaligus berlatih budidaya tanaman pangan. Apalagi karakter dan sifat umbi-umbian ini mudah tumbuh di suhu tropis Indonesia.
"Mudah ditanam dan adaptif pada berbagai lingkungan dan terhadap perubahan iklim," tuturnya.
Makanan alternatif lainnya bisa memberikan bubur kacang hijau atau jus kacang hijau, yang rendah gula untuk meningkatkan berat badan balita.
"Sedangkan tempe meningkatkan berat badan pada balita umur 12 hingga 18 bulan," jelas Prof. Ali.
Perlu diketahui, stunting dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, di mana lebih dari 70 persen kejadiannya disebabkan oleh pola hidup, seperti konsumsi pangan dan aktivitas fisik.
Selain itu, konsumsi aneka ragam bahan pangan yang diolah menjadi menu yang menarik dapat membantu memenuhi gizi seimbang yang dapat mendukung perbaikan kualitas dan status gizi keluarga.
Terutama sebagai kelompok masyarakat yang terkecil untuk menerapkan kebiasaan makan baik.
Ditambah, sarapan dapat berkontribusi terhadap 30 persen kebutuhan gizi, dan mengonsumsi sarapan bergizi seimbang yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, serta sayur dan buah dapat meningkatkan asupan gizi seimbang.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1446 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1223 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 670 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 561 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 535 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung