Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
5 Penyakit Ini Lebih Sering Menyerang Perempuan daripada Lelaki
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Risiko penyakit yang dialami perempuan dan lelaki ternyata tidak sama. Sejumlah hal, seperti kondisi genetik dan hormon, membuat ada penyakit yang lebih rentan menyerang perempuan daripada lelaki.
Beberapa penyakit memang diketahui hanya terjadi pada lelaki, seperti penyakit prostat. Sebaliknya, ada pula kondisi medis tertentu yang hanya terjadi pada perempuan, seperti penyakit yang terkait dengan rahim.
Meski begitu, di antara penyakit-penyakit ini, beberapa di antaranya lebih sering terjadi pada perempuan dibandingkan lelaki. Apa saja?
1. Lupus
Dilansir Hello Sehat, Lupus adalah penyakit autoimun yang dapat merusak bagian tubuh mana pun. Ini terjadi karena tubuh tidak dapat membedakan antara kuman dan sel tubuh sehat sehingga sistem kekebalan menyerang sel-sel yang sehat.
Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa kenal usia dan jenis kelamin. Meski begitu, 90 persen penderitanya ternyata adalah perempuan usia subur, sebagaimana dilaporkan oleh Women’s Health.
2. Osteoarthritis
Meskipun osteoarthritis bisa menyerang semua jenis kelamin, perempuan memiliki risiko hingga dua kali lebih besar dibandingkan lelaki. Ini terjadi karena perempuan memiliki sendi yang lebih fleksibel dan tendon yang lebih elastis daripada lelaki.
Tujuannya untuk mempermudah selama masa kehamilan dan kelahiran. Namun, fleksibilitas dan elastisitas ini justru meningkatkan risiko cedera yang lebih tinggi.
Pada akhirnya, penyakit osteoarthritis lebih mungkin terjadi pada perempuan.
3. Infeksi saluran kemih
Perbedaan anatomi tubuh perempuan dan lelaki merupakan salah satu alasan mengapa ada beberapa penyakit yang lebih sering menyerang perempuan. Salah satu penyakit yang lebih sering dialami perempuan adalah infeksi saluran kemih.
Ini bisa terjadi karena letak saluran kencing perempuan dekat dengan vagina dan rektum di mana banyak bakteri hidup pada bagian tersebut. Akibat hal tersebut, bakteri dari anus atau vagina lebih mudah untuk sampai ke saluran kemih perempuan.
4. Multiple Sclerosis
Selain lupus, penyakit autoimun lain yang juga lebih sering menyerang perempuan daripada lelaki adalah multiple sclerosis (MS). Pasalnya, jumlah lemak pada tubuh perempuan lebih besar daripada lelaki.
Sementara lemak tubuh dapat memicu timbulnya berbagai macam peradangan, yang berujung pada penyakit.
5. Eating disorder
Sebagian besar peneliti belum yakin sepenuhnya apa yang menjadi akar penyebab dari anoreksia, bulimia, dan gangguan makan lainnya. Hal ini diduga karena kombinasi dari faktor tubuh dan lingkungan sosial yang umumnya lebih banyak memengaruhi perempuan dibandingkan lelaki.
Bukan sekadar penjelasan tersebut, faktanya, American Psychiatric Association menyebut sebagian besar gangguan makan memang terjadi pada perempuan, terutama yang berusia 12-35 tahun.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1436 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1215 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 665 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 558 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 529 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung