Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
SPKLU di Kawasan Wisata Borobudur Resmi Dibuka
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU di destinasi pariwisata diperlukan guna mewujudkan Tujuan Pengembangan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di sektor pariwisata.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis Kemenparekraf pada Minggu (5/6/2022), disebutkan bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle) di kawasan wisata Candi Borobodur, Magelang, Jawa Tengah, sebagai perwujudan ekowisata (greentourism).
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu menyatakan bahwa kawasan Borobudur yang menjadi salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP) diharapkan mampu menjadi andalan dalam mengimplementasikan kendaraan umum berbasis listrik.
Indonesia di kawasan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (17/5/2022) [ANTARA/HO-Kemenparekraf].
"Pada Mei 2022, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno telah meresmikan layanan kendaraan listrik ramah lingkungan di Borobudur yang dapat digunakan wisatawan untuk berkeliling kawasan serta desa-desa wisata di sekitarnya," jelas Vinsensius Jemadu dalam peresmian SPKLU di kawasan Borobudur, Muntilan.
Kekinian, sudah ada kendaraan umum roda dua berbasis listrik yang bisa digunakan para pengunjung saat wisata di kawasan Borobudur. Sepeda motor berbasis listrik ini siap digunakan sebagai moda transportasi yang menghubungkan titik-titik utama pariwisata.
Vinsensius Jemadu menambahkan, penggunaan kendaraan listrik akan diterapkan di semua destinasi wisata utama seperti di lima DSP. Dengan itu, mimpi menjadikan Indonesia sebagai destinasi ramah lingkungan (World Green Destination) bisa tercapai.
"Titik-titik ini meliputi bandara, hotel, dan atraksi wisata. Dibutuhkan kolaborasi erat dan sinergi antarpemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, daerah, badan usaha, dan pihak swasta, utamanya industri Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) di Indonesia," tandas Vinsensius Jemadu.
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di kesempatan sama juga menyampaikan bahwa penyediaan SPKLU di destinasi pariwisata diperlukan untuk mewujudkan SDG's sektor pariwisata.
"Melalui penyediaan kendaraan pariwisata berbasis listrik dan SPKLU di destinasi pariwisata, diharapkan tahun depan kawasan Borobudur bersih dari mobil berbahan bakar fosil sehingga kawasan ini menjadi kawasan hijau," harap Menko Marves.
Pada 2024, ditargetkan persoalan lahan, penempatan SPKLU, hingga jaringan kelistrikan akan dirampungkan.
"Semua penataan Borobudur selesai pada 2024, Presiden Joko Widodo sudah perintahkan hal ini, dan budget terakhir Rp 6,8 triliun untuk semua penataannya. Masalah tanah dibereskan, masalah penempatan dibereskan, dan masalah lampu kabel tidak lagi di atas," pungkasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1435 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1215 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 662 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 558 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 528 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung