Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Waspada PMK, Puskeswan Gianyar Sarankan Daging Dimasak
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Saat Penampahan Galungan pada Selasa (7/6), banyak masyarakat Bali mengolah daging untuk disantap. Ada juga untuk keperluan banten. Demi kesehatan, Puskeswan Gianyar menyarankan masyarakat memasak daging untuk dimakan.
Kepala Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan Gianyar III, drh. Nyoman Arya Dharma, menyatakan, guna mengantisipasi gangguan kesehatan, masyarakat diminta mengolah makanan dengan matang. Seperti mengolah lawar dengan bahan matang.
“Saran kami, masyarakat menyantap hidangan kalau dimasak dengan baik dan benar aman dan nyaman dikonsumsi,” pintanya.
Masyarakat harus waspada dengan Penyakit Mulut Kuku (PMK) pada ternak.
“Pertama pada mulut ditemukan lepuh yang berisi cairan atau luka pada lidah, gusi, hidung. Kedua, hewan tidak mampu berjalan atau pincang. Air liur berlebihan dan nafsu makan hilang,” ujarnya.
Untuk mencegah PMK, Puskeswan bersama Universitas Dwijendra menyemprotkan cairan Eco Enzyme, pada ternak dan kandang.
“Dengan Penyemprotan Eco Enzyme, pemberian racun cacing pada ternak, antibiotika dan vitamin,” jelasnya.
Meskipun PMK belum ditemukan di Kabupaten Gianyar, para peternak diharapkan tetap waspada. drh Nyoman Arya Dharma menegaskan selama ini, di Gianyar belum ada kasus PMK.
“Belum ada kasus, doakan supaya nihil,” ujar Arya Dharma.
Berdasarkan pemantauan Puskeswan di lapangan, rata-rata peternak sadar akan kebersihan kandang.
“Hasil pantauan kami, peternak sapi, kambing, babi, sudah sadar biosecurity, vaksinasi hewan,” tutupnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1422 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1080 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 922 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 817 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik