Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Cegat Truk Demi Konten, Remaja Tewas Terlindas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Demi membuat konten di media sosial, seorang remaja nekat mencegat truk. Namun nahas dia malah menjadi korban lindasan truk.
Insiden itu terjadi di Jalan M Toha, depan Gerai MR Ponsel, Sangiang, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Selasa (7/6/2022).
Videonya viral di media sosial dan kecelakaan tersebut mengakibatkan korban tewas mengenaskan. Tubuhnya hancur tergeletak di aspal setelah terlindas truk tronton.
"Itu bikin konten-konten segala sih," kata pria perekam video.
Sementara itu, sejumlah teman korban ditahan dan diinterogasi oleh warga setempat. Dengan emosi, warga menanyakan identitas mereka.
Para remaja tanggung yang mengaku berasal dari Pakuhaji, Kabupaten Tangerang itu hanya tertunduk dan tak banyak menjawab ketika dikerubungi warga.
Sementara, Kepala Seksie Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Sujana mengaku belum memonitor peristiwa itu. “Bocah ketabrak, saya cek dulu,” ujar Sujana.
Sebelumnya, peristiwa serupa menimpa seorang remaja berusia 18 tahun berinisial Y. Dia meninggal dunia setelah tertabrak truk akibat ulahnya yang hendak nge-BM demi konten media sosial.
Video peristiwa yang terjadi di Jalan Otista, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Jumat, (3/6/2022) lalu ini pun viral.
Dari video yang diperoleh, Y bersama tiga temannya hendak menumpang truk. Mereka menunggu di pinggir jalan, ketika datang truk langsung dihadang, namun, truk tak berhenti.
Tiga rekannya yang sadar truk akan terus melaju pun menghindarinya. Namun, Y tetap mencoba menghadang truk itu. Alhasil, Y pun terjatuh dan masuk ke kolong truk.
Dalam video nampak Y terguling -guling di bawah kolong truk. Kemudian, kepalanya sempat terbentur besi yang terdapat di bawah kolong truk tersebut.
Dilain pihak, Wali Kota Tangerang dalam berbagai media sosialnya mengimbau agar orangtua mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi sangat membahayakan nyawa tersebut.
"Bapak dan ibu, mohon untuk terus mengawasi anaknya, jangan sampai hanya demi konten media sosial, anak kita membahayakan nyawanya, seperti mengandang truk di jalanan," tutur Arief. (sumber:Liputan6.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1425 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1081 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 925 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 818 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik