Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dubes Rusia Bantah Perang Ukraina Memperparah Krisis Pangan

Rabu, 8 Juni 2022, 16:40 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Suara.com/Dubes Rusia Bantah Perang Ukraina Memperparah Krisis Pangan

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva membantah invasi yang mereka lakukan terhadap Ukraina telah mengakibatkan krisis pangan global selain karena pandemi Covid-19.

Lyudmila menjelaskan, krisis pangan yang terjadi saat ini diakibatkan oleh sanksi yang diberikan negara barat kepada mereka, bukan karena perang.

"Sanksi membuat mitra kami sulit untuk membeli gandum dan biji-bijian lainnya dari Rusia. Jadi salahnya tidak berada di kami," kata Lyudmila dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (8/6/2022).

Dia juga mengungkapkan, menurut data UNCTAD, tidak ada krisi pangan global secara fisik, namun masalahnya ada pada sistem distribusinya.

Lonjakan harga pangan pertanian sudah tercatat pada tahun 2020 dan bukan merupakan konsekuensi dari invasi Rusia ke Ukraina.

"Alih-alih membuat tuduhan yang tidak berdasar, para pemimpin Eropa sebaiknya mengalihkan perhatian mereka untuk memperbaiki kesalahan perhitungan sistemik dalam kebijakan makroekonomi, moneter, perdagangan, energi, dan agroindustri mereka sendiri," tegasnya.

Saat ini, pemerintah Rusia terpaksa meminta setiap transaksi pembayaran bahan makanan dan kerja sama dengan negara lain dalam bentuk mata uang Rubbel karena sanksi yang diberikan negara barat membuat mata uang lain tidak bisa dipakai di negara tersebut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami