Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Arkeolog Temukan Makam Tua Berisi Ranjang Putri Duyung
BERITABALI.COM, DUNIA.
Para arkeolog telah menemukan makam kuno seorang wanita yang terbaring di ranjang perunggu berhiaskan putri duyung dekat kota Kozani di utara Yunani. Diperkirakan makam itu berasal dari abad pertama Sebelum Masehi (SM) dan berusia 2.100 tahun.
Mengutip Live Science, ranjang perunggu yang digunakan wanita tersebut berhiaskan putri duyung dan gambar burung memegang ular di mulutnya, simbol dewa Yunani kuno Apollo. Direktur Ephorate of Antiquities of Kozani Areti Chondrogianni-Metoki mengatakan bahwa bagian kayu dari tempat tidur telah membusuk.
Kepala wanita itu ditutupi dengan daun salam emas, yang kemungkinan merupakan bagian dari karangan bunga. Para arkeolog juga menemukan benang emas di tangan wanita tersebut.
Para arkeolog kini tengah menganalisis kerangka yang ditemukan untuk mengetahui kondisi wanita tersebut, usia saat meninggal, dan kemungkinan penyebab kematiannya. Namun, mereka menduga bahwa kemungkinan wanita di makam kuno Yunani ini berasal dari keluarga kaya atau malah keturunan kerajaan.
"Kami tidak tahu banyak tentang sejarah daerah ini [selama abad pertama SM]," kata Chondrogianni-Metoki.
Sebagai informasi, ribuan tahun lalu, Kozani berada di dekat kota penting yang disebut Mavropigi (situs yang saat ini menjadi desa), menampung tempat perlindungan yang didedikasikan untuk Apollo.
Saat ini, kerangka dari wanita yang ditemukan para arkeolog disimpan di Museum Arkeologi Aiani di Yunani.(sumber: cnbcindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1425 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1081 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 925 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 818 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik