Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Heboh Pria Menikah dengan Seekor Kambing

Kamis, 9 Juni 2022, 15:50 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/inews.id/Heboh Pria Menikah dengan Seekor Kambing

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Video laki-laki di Gresik menikah dengan seekor kambing viral di media sosial. Video ritual pernikahan tak lazim itu pun membuat heboh warga Gresik dan memicu beragam kecaman.  

Informasi yang dihimpun, video tersebut pertama kali diunggah di sebuan akun Yotube dengan "viral pria asal gresik menikah dengan seekor domba". Seketika, video tersebut viral di media sosial. 

Layaknya pernikahan sungguhan, pernikahan pria dengan seekor kambing tersebut juga dihadiri para tamu undangan. Pada video tersebut pengantin laki-laki mengucapkan ijab kabul yang dipimpin seseorang. 

Hasil penelusuran di lapangan, video pernikahan tersebut dilaksanakan di sebuah pesanggarahan milik Anggota DPRD Gresik dari Partai Nasdem di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Pada video tersebut pemilik pesanggrahan juga ada di sana. 

Pembuat video Arif Saifullah, mengatakan, video pernikahan yang sempat viral tersebut bohongan. Video dibuat semata-mata untuk kepentingan konten YouTube dan TikTok.

 

Dia berdalih tidak ada maksud untuk menyinggung maupun menghujat pihak tertentu. Semua semata-mata untuk memberikan hiburan. Karena itu dirinya memohon maaf kepada semua pihak jika tayangan video tersebut menyinggung dan meresahkan masyarakat. 

"Itu hanya video konten. Untuk hiburan. Kami mohon maaf," katanya. 

Alasan sama juga disampaikan Anggota DPRD Nurhudi Didin Arianto. Pemilik pesanggrahan, tempat pembuatan video itu mengatakan bahwa pembuatan video tersebut semata-mata untuk hiburan. 

Menurutnya, dalam prosesnya mungkin rekannya terlalu bersemangat, sehingga videonya langsung diunggah di media sosial. Karena itu dirinya memohon maaf sebesar-besanya kepada semua pihak. Sementara itu, Ketua DPRD Abdul Qodir menilai, meski hanya konten, video tersebut sangat memprihatinkan dan keterlaluan. 

"Kami masih masih melakukan pendalaman. Perkara ini akan ditangani badan kehormatan (BK) untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.(sumber: inews.id)  

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami