Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
Mbak Rara Ikut Joget dalam Konser Disorot Penonton
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ada yang menarik saat perempuan bernama Istiati Wulandari alias Mbak Rara yang karib disapa mbak Rara ini hadir di acara Now Playing Festival 2022 yang merupakan sebuah konser musik yang digelar di Kota Cimahi, Jawa Barat.
Konser musik ini berlangsung mulai tanggal 10 hingga 12 Juni 2022. Namun sebuah oleh akun Instagram @bundsthetic Rabu (15/6/2022) mengunggah video sosok Mbak Rara yang berada di antara para penonton yang meramaikan konser tersebut.
Alih-alih menjalankan tugasnya sebagai pawang hujan, Mbak Rara justru terlihat sedang ikut bergoyang bersama para penonton mengikuti alunan lagu yang dibawakan para musisi.
"Mbak Rara juga manusia, nggak tahan pengen asik-asik," bunyi keterangan yang ditulis dalam video tersebut.
"Rara juga manusia, pengen joget juga," lanjutnya.
Meski tak lama kemudian mbak Rara menghentikan aksinya berjoget bersama para penonton. Ia lalu berdiri di tempat yang lebih tinggi sambil memegang mangkok yang ia bawa sebagai 'alat tempur' menjadi pawang hujan.
Seorang penonton memberi penjelasan bahwa saat itu hujan tetap turun meski Mbak Rara telah menjalankan tugasnya.
Ia pun berkelakar bahwa Mbak Rara terlalu asyik joget hingga kurang maksimal menjalankan tugas.
"Joget dulu habis itu tadaaa. Mana yang datang hari ketiga habis Kahitna terbitlah hujan. Sepatu bau comberan tapi seru wkwk. Mbak Rara sepertinya lelah dan asyik joget jadi nggak maksimal," tulis salah seorang penonton. (sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1069 Kali
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 763 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 383 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun