Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 4 Oktober 2026
Sri Lanka Bangkrut, PM Ranil Akui Negaranya Telah Runtuh
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe menyatakan, ekonomi negara yang ia pimpin telah hancur dan tidak mampu membeli berbagai kebutuhan pokok seperti impor minyak dan berbagai komoditas lainnya.
Hal ini ia sampaikan menyusul kekurangan makanan, bahan bakar, dan listrik selama berbulan-bulan. Terlebih, kredit dari negara tetangga seperti India kini tidak lagi mampu menopang ekonomi Sri Lanka.
"Kami sekarang menghadapi situasi yang jauh lebih serius di luar kekurangan bahan bakar, gas, listrik dan makanan," kata dia di hadapan parlemen.
"Ekonomi kita telah benar-benar runtuh, itu adalah masalah paling serius sebelum kita hari ini," kata dia menegaskan bahwa Sri lanka bangkrut.
Dalam kesempatan yang sama, Wickremesinghe mengungkapkan, perusahaan minyak milik negara yakni Ceylon Petroleum Corporation memiliki utang 700 juta dolar AS.
"Akibatnya, tidak ada negara atau organisasi di dunia yang bersedia menyediakan bahan bakar kepada kami. Mereka bahkan enggan menyediakan bahan bakar untuk uang tunai," kata dia, dikutip dari Sky News.
Sri Lanka memang terus berjuang dengan beban utang yang luar biasa. Beban ini ditambah dampak pandemi virus corona, termasuk hilangnya pendapatan pariwisata dan meningkatnya biaya komoditas. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1157 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 497 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 485 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 463 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 408 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung