Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Sri Lanka Bangkrut, PM Ranil Akui Negaranya Telah Runtuh
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe menyatakan, ekonomi negara yang ia pimpin telah hancur dan tidak mampu membeli berbagai kebutuhan pokok seperti impor minyak dan berbagai komoditas lainnya.
Hal ini ia sampaikan menyusul kekurangan makanan, bahan bakar, dan listrik selama berbulan-bulan. Terlebih, kredit dari negara tetangga seperti India kini tidak lagi mampu menopang ekonomi Sri Lanka.
"Kami sekarang menghadapi situasi yang jauh lebih serius di luar kekurangan bahan bakar, gas, listrik dan makanan," kata dia di hadapan parlemen.
"Ekonomi kita telah benar-benar runtuh, itu adalah masalah paling serius sebelum kita hari ini," kata dia menegaskan bahwa Sri lanka bangkrut.
Dalam kesempatan yang sama, Wickremesinghe mengungkapkan, perusahaan minyak milik negara yakni Ceylon Petroleum Corporation memiliki utang 700 juta dolar AS.
"Akibatnya, tidak ada negara atau organisasi di dunia yang bersedia menyediakan bahan bakar kepada kami. Mereka bahkan enggan menyediakan bahan bakar untuk uang tunai," kata dia, dikutip dari Sky News.
Sri Lanka memang terus berjuang dengan beban utang yang luar biasa. Beban ini ditambah dampak pandemi virus corona, termasuk hilangnya pendapatan pariwisata dan meningkatnya biaya komoditas. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun