Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
11 Gejala Miom, Wanita Harus Waspada
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Miom atau yang dikenal juga sebagai fibroid rahim atau leiomioma adalah tumor non-kanker umum yang tumbuh di dalam atau di sekitar rahim. Miom memiliki berbagai variasi ukuran serta menyebabkan gejala seperti sakit perut dan perdarahan menstruasi yang berat. Untuk selengkapnya, berikut ini gejala miom yang harus diwaspadai.
Diketahui, penyebab miom ini masih belum jelas. Namun ada beberapa faktor risiko yang memicu tumbuhnya miom dalam tubuh seperti riwayat keluarga atau genetika, obesitas, dan usia. Lebih dari setengah dari semua orang yang memiliki rahim akan mengalami miom pada usia 50.
Perlu diketahui juga bahwa ukuran miom ini ada yang sekecil kacang polong bahkan ada yang sebesar melon. Miom bisa tumbuh dalam atau di luar rahim, yang mana pertumbubannya bisa cepat atau lambat. Lantas, apa saja gejala miom? Mari perhatikan penjelasanya di bawah ini.
Gejala miom ini tergantung pada seberapa besar tumor dan di mana letak lokasinya dalam tubuh. Orang yang menderita miom mungkin memiliki gejala yang datang dan pergi. Gejala mungkin bisa bertambah buruk selama siklus menstruasi mereka.
Bagi sebagian orang, gejala miom sangat parah dan menyebabkan rasa sakit yang konstan. Namun, terkadang miom tidak menimbulkan gejala apapun. Melansir dari sejumlah sumber, berikut gejala miom yang perlu Anda waspadai.
1. Periode menstruasi yang berat, menyakitkan, dan berkepanjangan
2. Pendarahan di antara masa menstruasi
3. Nyeri panggul dan tekanan perut
4. Perasaan penuh pada perut bagian bawah
5. Pembesaran atau pembengkakan perut bagian bawah
6. Sembelit atau diare
7. Sulit buang air kecil atau bahkan malah terlalu sering buang air kecil
8. Sakit saat berhubungan seks
9. Sakit punggung bawah
10. Masalah reproduksi (seperti kesulitan hamil)
11. Kelelahan dan kelemahan
Bagaimana dengan pengobatan miom? Umumnya, ada beberapa pilihan untuk mengobati miom, termasuk obat-obatan, prosedur non-invasif, pembedahan, atau kombinasi terapi.
Jenis pengobatan akan ditentukan berdasarkan beberapa faktor yaitu sberapa parah gejala yang dialami, ukuran miom, lokasi miom, apakah Anda ingin hamil di masa mendatang, dan apakah usia Anda mendekati menopause atau tidak.
Demikian informasi mengenai gejala miom. Jika Anda menderita miom tetapi tidak menimbulkan rasa sakit atau gejala lainnya, Anda tidak perlu mengobatinya. Namun, jika gejala Anda parah atau jika miomanya besar dan berpotensi menyebabkan kerusakan pada organ di sekitarnya, segera konsultasikan ke dokter dan dokter akan membantu Anda mendapatkan pengobatan terbaik. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 629 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 593 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 443 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 430 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik