Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Anak 12 Tahun Tewas Dianiaya di Atas Kapal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang anak di bawah umur tewas dengan sejumlah luka di sekujur tubuhnya setelah dianiaya beberapa orang penumpang Kapal Motor (KM) Dharma Kencana 7. Pihak kepolisian saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut.
"Iya, tapi masih dalam pemeriksaan," kata Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Yudi Frianto.
Sementara itu, ibu korban, Ratnasari, menerangkan bahwa anaknya yang masih berusia 12 tahun sempat dituduh mencuri ponsel salah satu penumpang kapal. Namun korban berkilah tidak mengambil handphone.
"Anak saya mengakui perbuatannya tapi barang buktinya sudah dibuang dibuang ke dalam laut," kata Ratnasari.
Rencananya korban bersama ibunya berlayar dari Surabaya menuju ke Pelabuhan Makassar.
Namun, terjadi insiden tersebut sehingga korban berinisial DP mengalami penganiayaan yang dilakukan sejumlah penumpang hingga korban tewas di atas kapal.
"Dari Surabaya mau ke Makassar. Kejadiannya hari Jumat, saat lihat anak saya sudah mendapatkan kekerasan di bagian muka saat Berlayar ke Makassar. Kemudian sorenya saya diberitahu oleh petugas kapal kalau anak saya sudah meninggal dengan luka-luka di sekujur," jelasnya.
Setibanya di Pelabuhan Makassar, Ratnasari kemudian melaporkan kejadian yang dialami anaknya hingga tewas dengan sejumlah luka penganiayaan usai dituduh mencuri.
"Pelakunya diduga pihak keamanan kapal. Saya sudah laporkan ke polisi," ujarnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 631 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 593 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 443 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 432 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik