Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
Jasad Bayi Hanyut di Sungai Lengkap Ari-ari Menempel
BERITABALI.COM, NTB.
Penemuan jasad bayi hanyut di Kali Ancar, Lingkungan Majeluk, Kelurahan Pejanggik, Kota Mataram gegerkan warga sekitar, Rabu (6/7).
Jasad bayi jenis kelamin perempuan yang diduga dibuang itu, lengkap dengan ari-ari masih menempel.
Kapolsek Mataram, Kompol Elyas Erikson mengatakan mayat bayi diketahui pertama kali oleh seorang pegawai PDAM yang akan memasang meteran air di salah satu rumah warga.
"Pegawai PDAM ini berteriak memberitahu ada bayi hanyut,” kata Kapolsek, Kamis (7/7).
Warga mengambil sorok bambu untuk mengambil bayi tersebut dari sungai. “Kemudian saksi satu langsung mengambil serok bambu untuk mengambil bayi yang hanyut,” ujarnya.
Bayi tersebut diduga meninggal tenggelam melihat darah yang keluar dari hidung. Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan pihak Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, kondisi tubuh bayi malang itu dipenuhi luka.
Diantaranya bibir bawah sudut kanan sebagian hilang, ujung jari kedua kaki ditemukan luka robek, dada bagian kiri ditemukan luka terbuka, luka di bagian tangan kanan bayi dan sebagian kulit bayi juga sudah terkelupas.
“Selain itu, tubuh bayi sudah lebam dikarenakan tenggelam, kedua telinga dan mulutnya mengeluarkan cairan warna merah, memar merah pada dahi dan wajah akibat sudah terjadinya pembusukan,” katanya.
Kini polisi masih mencari siapa yang tega membuang bayi malang tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3674 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1346 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1229 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1075 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 934 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun