Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 18 Agustus 2026
Berapa Kalori Biji Bunga Matahari atau Kuaci?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Biji bunga matahari atau kuaci merupakan salah satu camilan populer, yang tak hanya nikmat tapi juga memiliki manfaat bagi tubuh.
Kuaci sendiri identik dengan makanan hamster, padahal manfaatnya juga bisa dirasakan oleh manusia.
Dikutip dari Alo Dokter, biji bunga matahari mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh, seperti vitamin E, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, asam folat, magnesium, seng, tembaga, fosfor, dan zat besi.
Meski bisa menjadi pilihan camilan yang tepat, namun biji bunga matahari juga padat kalori. Lalu, berapa kalori biji bunga matahari?
Kalori dalam biji bunga matahari beragam tergantung jenisnya. Namun secara umum, dalam 100 gram biji bunga matahari mengandung;
- Biji bunga matahari yang dikuliti ada 570 kalori
- Biji bunga matahari kering ada 570 kalori
Baca juga:
7 Manfaat Sayur Rebung Yang Kaya Nutrisi
- Biji bunga matahari yang dikuliti sangrai kering ada 582 kalori
- Biji bunga matahari kering tanpa garam ada 582 kalori
- Biji bunga matahari sangrai kering dengan tambahan garam ada 582 kalori
- Biji bunga matahari yang dikuliti ada 570 kalori
Mengonsumsi biji bunga matahari berlebihan berisiko menyebabkan pengerasan tinja yang berujung pada konstipasi kronis.
Jadi, jika ingin mendapatkan manfaat biji bunga matahari, batasi konsumsinya sebanyak 30 gram atau sekitar 160 kalori) per hari. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4570 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2372 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2027 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1637 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1074 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun