Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Polisi: Banyak Titik Tubruk di Lokasi Kecelakaan Maut Cibubur
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polisi mengungkapkan banyak titik tubruk atau titik tabrakan di lokasi kecelakaan maut truk tangki Pertamina di Jalan Alternatif Cibubur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan hal ini diketahui berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Selasa (19/7) malam. Dalam olah TKP itu, kata Latif, pihaknya melakukan pengambilan gambar di 13 titik menggunakan sistem pemotretan 3D scanner.
"Diharapkan nanti bisa digabungkan dan menggambarkan kronologis kecelakaan pada awal, saat, sampai akhir kecelakaan," kata Latif kepada wartawan.
"Kami betul-betul ingin menggambarkan situasi kecelakaan dan kita akan menentukan titik tubruk pertama, karena titik tubruknya banyak sekali ada 10 roda dua dan ada dua roda empat, jadi nanti akan tergambar," imbuhnya.
Latif menyampaikan diharapkan hasil proses identifikasi atau pendalaman dari 13 titik bisa keluar dalam waktu 1-3 hari ke depan. Sebab, kata dia, setiap titik setidaknya membutuhkan waktu sekitar 2 menit untuk pengambilan gambar.
"Jadi total 28 menit kami butuhkan sehingga mohon maaf bila ada penutupan jalan," ujarnya.
Latif juga menyebut bahwa pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait ihwal pengecekan truk tangki Pertamina.
"Sehingga nanti bisa kita temukan kendaraan ini layak atau tidak, karena dugaan sementara rem tidak fungsi," ucap Latif.
Sebelumnya, kecelakaan beruntun yang melibatkan truk tangki Pertamina dua mobil dan 10 sepeda motor terjadi di Jalan Alternatif Cibubur, Senin (18/7) sekitar pukul 15.55 WIB. Insiden ini menyebabkan 10 orang meninggal dunia dan lima orang luka-luka.
Peristiwa ini tersebut bermula saat truk tangki bermuatan bahan bakar itu melaju dari arah Cibubur menuju ke Cileungsi. Di lokasi, kondisi jalan menurun dan terdapat lampu lalu lintas.
Dari keterangan saksi, saat itu lampu lalu lintas berwarna merah. Artinya, ada sejumlah kendaraan yang sedang berhenti di lokasi tersebut.
"Keterangan saksi di TKP [tempat kejadian perkara], itu sudah warna merah untuk traffic light-nya," kata Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanda, Senin (18/7).
Diduga, kecelakaan disebabkan karena kendaraan mengalami rem blong. Namun, polisi masih menyelidiki lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk melakukan olah TKP.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5364 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3445 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2268 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan