Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
Minum 2-4 Cangkir Kopi Tiap Hari Kurangi Risiko Kematian Dini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kopi memiliki beragam manfaat kesehatan, salah satunya memperpanjang usia peminumnya. Data lebih dari 170.000 orang dewasa di Inggris mengungkap minum dua hingga empat cangkir kopi setiap hari dinilai dapat membuat peminumnya hidup lebih lama.
Analisis ini dilakukan oleh para ilmuwan dari Southern Medical and Jinan Universities di Guangzhou, China, dan terbit di Annals of Internal Medicine.
Penulis utama Dan Liu, mengatakan temuannya ini mendukung hasil studi sebelumnya tentang dampak positif dari kopi.
"Studi observasional sebelumnya telah menunjukkan hubungan antara asupan kopi dan pengurangan risiko kematian," kata Liu, dikutip dari New York Post.
{bbadscontnet}
Manfaat positifnya tetap terlihat meski kopi yang dikonsumsi mengandung gula atau pemanis buatan.
Dari analisis terhadap 171.616 data dari survei Biobank Inggris, peneliti mencatat ada 55,4 persen orang yang minum kopi tanpa gula atau pemanis, 14,3 persen minum kopi dengan gula, 6,1 persen minum kopi dengan pemanis buatan, dan 24,4 persen tidak minum kopi sama sekali.
Selama periode survei antara 2006 hingga 2010, sebanyak 3.177 peserta meninggal, termasuk 1.725 karena kanker dan 628 karena penyakit jantung.
Setelah peneliti memnilai gaya hidup dan faktor medis lain yang mungkin memengaruhi risiko kematian, mereka menemukan bahwa peminum kopi memiliki 'nasib' yang lebih baik, yakni usia mereka lebih panjang. Terlepas dari tambahannya.
Baca juga:
5 Khasiat Daun Seledri Untuk Pria
Manfaat paling menonjol terlihat pada orang yang minum dua hingga empat cangkir per hari, yang risiko kematian dini 30 persen lebih rendah daripada non konsumen.
Namun, mereka yang minum kopi dengan pemanis buatan tidak memiliki pengurangan yang signifikan.
Peneliti percaya faktor kesehatan lain mungkin berperan dalam masalah ini, seperti tingkat obesitas dan hipertensi yang lebih tinggi pada kelompok ini.
Profesor kedokteran di Harvard Medical School dan wakil editor Annals of Internal Medicine, Christina C. Wee, menyebut kandungan di dalam kopi dalam studi ini tidak tidak sampai satu sendok makan.
"Dosis rata-rata tambahan gula per cangkir kopi manis (dalam penelitian) hanya sedikit di atas satu sendok teh, atau sekitar 4 gram," tulis Wee.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 895 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 393 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 341 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 317 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 254 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar