Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Mabes Polri Tarik Bharada E ke Mako Brimob
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mabes Polri membenarkan penarikan Bharada Richard Eliezer alias Bharada E untuk bertugas di Markas Komando Brigadir Mobil (Mako Brimob). Bharada E adalah terduga yang menembak Brigadir J hingga tewas di rumah mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
Baca juga:
Jokowi Hapus PNS Honorer Mulai 2023
Hal itu disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Minggu (31/7). Ia berkata penarikan dilakukan lantaran Bharada E masih berstatus saksi dalam kasus penembakan Brigadir J.
"Ya, karena statusnya masih jadi saksi," kata Dedi.
Informasi penarikan Bharada E ini disampaikan pertama kali oleh Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo.
Hasto menuturkan penarikan Bharada E diketahui saat LPSK menjadwalkan penilaian psikologis terhadap yang bersangkutan dan istri Sambo pada Rabu (27/7), tetapi keduanya tidak hadir.
"Pengacaranya Bu Putri (istri Sambo) melayangkan surat belum bisa memberikan keterangan. Nah, Bharada E tidak datang, tapi yang datang malah dari Mako (Brimob). Menyampaikan, sekarang Bharada E ditarik ke Mako karena induk kesatuannya di Mako," kata Hasto kepada wartawan.
Bharada E akhirnya memenuhi jadwal penilaian atau asesmen psikologis pada Jumat (29/7).
Diberitakan, Bharada E dan Brigadir J terlibat dalam insiden saling tembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dalam insiden itu, Brigadir J tewas.
Adapun Brigadir J dan Bharada E merupakan ajudan Sambo. Polisi mengklaim penembakan itu berawal dari dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Sambo.
Sementara itu, saat dua kasus Brigadir J, yaitu dugaan pelecehan dan percobaan pembunuhan terhadap istri Sambo diambil alih Bareskrim Polri dari Polda Metro Jaya.
Dua kasus tersebut kini resmi ditangani tim khusus yang dibantuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurut polisi, upaya itu dilakukan agar penanganan kasus berjalan efektif dan efisien.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 442 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan