Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Bukan Ukraina, Putin Bongkar Ancaman Utama Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa ancaman utama negara yang dipimpinnya itu adalah Amerika Serikat (AS). Hal ini diutarakannya saat parade Hari Angkatan Laut, Minggu.
Dalam momen itu, Putin menandatangani Doktrin Angkatan Laut terbaru setebal 55 halaman. Doktrin itu menjelaskan ambisi Moskow sebagai 'kekuatan maritim besar' yang meluas ke seluruh dunia.
"Ancaman utama bagi Rusia adalah kebijakan strategis AS untuk mendominasi lautan dunia dan gerakan aliansi militer NATO lebih dekat ke perbatasan Rusia," tulis salah satu doktrin yang ditandatangani Putin itu seperti diwartakan Channel News Asia dan Reuters.
"Rusia dapat menggunakan kekuatan militernya dengan tepat untuk situasi di lautan dunia jika kekuatan lunak lainnya, seperti alat diplomatik dan ekonomi, tak mampu digunakan lagi."
"Prioritas Rusia adalah mengembangkan kerja sama strategis dan angkatan laut dengan India serta kerja sama yang lebih luas dengan Iran, Irak, Arab Saudi, dan negara-negara lain di kawasan itu," menurut doktrin tersebut.
Di kesempatan yang sama, Putin juga berjanji untuk memberikan Angkatan Laut negara itu sebuah rudal jelajah hipersonik bernama Zirkon. Rudal itu dapat melaju dengan kecepatan sembilan kali kecepatan suara.
"Kuncinya di sini adalah kemampuan Angkatan Laut Rusia ... Ia mampu merespons dengan kecepatan kilat kepada semua orang yang memutuskan untuk melanggar kedaulatan dan kebebasan kami," ujarnya.
Baca juga:
Israel Minta PBB Bubarkan Panel Perang Gaza
Hubungan antara Rusia dan Barat telah mengalami ketegangan yang mendalam selama lima bulan konflik Ukraina. Barat yang dipimpin AS merasa bahwa langkah Rusia menyerang tetangganya itu merupakan hal yang ilegal.
Bahkan, Barat masih terus memberikan sokongan persenjataan bagi Ukraina. Pihak mereka juga menjatuhkan sanksi ekonomi dan finansial terhadap Moskow agar negara itu kehabisan dana untuk perang.
Di sisi lain, Putin beralasan diadakannya serangan militer ini untuk membebaskan masyarakat komunitas Rusia di negara itu dari persekusi yang dilakukan kelompok ultranasionalis bekingan Kyiv
Selain itu, Putin juga berpandangan bahwa niatan Ukraina untuk bergabung kepada aliansi pertahanan pimpinan AS, NATO, juga telah mengancam keamanan negara. Pasalnya, NATO juga merupakan rival dari Moskow dan Kyiv dapat menggunakan pasal 5 aliansi itu untuk menyerang beberapa wilayah yang telah dikuasai Rusia sejak 2014 lalu seperti Krimea.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1422 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1080 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 922 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 816 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik